Update Banjir Kalsel Hari Ini: Daftar Wilayah Terdampak di Banjar dan Balangan (pinterest)
Memasuki penghujung tahun 2025, sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih berjuang menghadapi bencana banjir. Berdasarkan data terbaru per 31 Desember 2025, curah hujan ekstrem memicu peningkatan debit sungai yang signifikan, menyebabkan ribuan rumah terendam di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Balangan.
Kondisi Terkini di Kabupaten Banjar
Kabupaten Banjar menjadi salah satu wilayah dengan dampak terluas. Hingga hari ini, banjir dilaporkan merendam pemukiman di Kecamatan Sungai Tabuk, khususnya di Desa Pembantanan dan Desa Lok Baintan Dalam. Di wilayah ini, ketinggian air terpantau stagnan namun tetap mengganggu aktivitas warga.
Selain itu, wilayah Martapura dan sekitarnya seperti Desa Bincau dan Desa Sungai Sipai juga mengalami genangan yang cukup dalam. BPBD Kabupaten Banjar mencatat lebih dari 18.000 jiwa terdampak, dengan ratusan warga terpaksa mengungsi ke posko darurat karena rumah mereka sudah tidak bisa ditempati. Menteri Lingkungan Hidup pun dikabarkan telah meninjau lokasi untuk mengevaluasi kondisi DAS Riam Kiwa yang berstatus bahaya.
Status Tanggap Darurat di Balangan
Berbeda dengan Banjar, Kabupaten Balangan sempat diterjang banjir bandang yang datang tiba-tiba. Pemerintah daerah kini telah menetapkan status Tanggap Darurat untuk mempercepat penanganan bencana. Wilayah yang terdampak paling parah meliputi Kecamatan Tebing Tinggi, khususnya Desa Tebing Tinggi dan Desa Langkap.
Di wilayah tersebut, arus air yang deras bahkan dilaporkan menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jalan dan rumah warga. Relawan mahasiswa dan tim SAR gabungan saat ini masih fokus mendistribusikan logistik dan membantu proses pembersihan sisa-sisa material pasca-banjir bandang.
Himbauan BMKG dan Kewaspadaan
BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih akan membayangi Kalimantan Selatan hingga awal tahun 2026. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman dan selalu memantau informasi resmi dari BPBD setempat. Bagi para pengendara, harap berhati-hati saat melintasi jalur antar-kota yang rawan genangan guna menghindari mesin kendaraan mogok atau kecelakaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: