Rabu, 21 JANUARI 2026 • 10:06 WIB

Mengenal Tari-Tarian Khas Kalsel: Keindahan Gerak dan Kedalaman Filosofinya

Author

Tari-Tarian khas Kalsel (Kalimantan Selatan) (sanggartariperpekindobjm)

Mengenal Tari-Tarian Khas Kalsel dan Filosofi Gerakannya
Kalimantan Selatan tidak hanya dikenal dengan kekayaan alam dan kulinernya, tetapi juga warisan budaya yang memukau melalui seni tari. Tari-tarian khas Banjar memiliki karakteristik yang unik, yakni perpaduan antara kelembutan gerakan, kemegahan kostum, dan nilai spiritual yang mendalam. Setiap jengkal gerakan tangan dan langkah kaki bukan sekadar estetika, melainkan sebuah pesan filosofis bagi masyarakatnya.

Tari Baksa Kembang: Kelembutan dalam Menyambut Tamu

Tari Baksa Kembang (@rizqaaureliafithrii)

Tarian Baksa Kembang adalah Tarian untuk menyambut tamu-tamu kehormatan atau kerabat-kerabat kerajaan. Tarian ini juga dilakukan oleh masyarakat umum dalam acara-acara pernikahan atau acara-acara adat. Awalnya tarian ini adalah tarian yang berada di lingkungan kerajaan. Pada satu waktu, kerajaan membuka akses kerajaan bagi masyarakat sehingga kebudayaan di kerajaan terbawa sampai masyarakat umum.

Saat ini, tarian Baksa Kembang masih dipakai acara-acara untuk menyambut tamu-tamu yang dihormati. Baksa memiliki arti kelembutan. Tarian Baksa kembang adalah bentuk kelembutan tuan rumah dalam menyambut tamu yang dihormati.

Salah satu tarian yang paling ikonik adalah Tari Baksa Kembang. Secara historis, tarian ini merupakan tarian klasik keraton yang berfungsi untuk menyambut tamu-tamu agung. Gerakannya yang gemulai melambangkan keramah-tamahan dan ketulusan hati masyarakat Kalimantan Selatan dalam menjamu siapa pun yang datang ke tanah mereka.

Filosofi utama dari tarian ini terletak pada properti kembang bogam yang dipegang oleh penari. Saat penari memutar dan mengayunkan bunga, hal tersebut melambangkan doa dan harapan agar tamu yang datang senantiasa diberikan keharuman nama dan kebahagiaan hidup.

Tari Radap Rahayu: Simbol Perlindungan dan Syukur

Tari Radap Rahayu (eldasyahida_)
Berbeda dengan Baksa Kembang, Tari Radap Rahayu memiliki nuansa ritual yang lebih kental. Tarian ini biasanya dipentaskan dalam acara syukuran atau penolak bala. Nama "Radap" berarti bersama-sama, sementara "Rahayu" berarti selamat atau bahagia.

Tari Radap Rahayu adalah salah satu tari yang berasal dari Kalimantan Selatan. Tari Radap Rahayu merupakan tari klasik yang ditarikan untuk penyambutan tamu sebagai penghormatan. Tari Radap Rahayu awalnya hanya ditampilkan dalam acara adat seperti perkawinan, kehamilan, kelahiran, dan juga acara kematian. Namun seiring dengan perkembangan tarian ini juga ditampilkan sebagai hiburan masyarakat. Dalam bentuk sajian tari radap rahayu terdapat berbagai bentuk sikap dan gerak yang dimulai dari bagian kaki, tangan, dan kepala. Gambaran gerak secara umur menggambarkan para bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk memberi doa restu dan keselamatan.

Menurut adat leluhur tari Radap Rahayu ini dipergelarkan setiap ada acara-acara penobatan raja-raja dan orang-orang besar, upacara perkawinan di keraton serta tarian untuk menyambut kedatangan tamu-tamu agung dengan disertai pula upacara Tapung Tawar dan Mamalas Banua. Kini tari ini disamping sebagai tari hiburan jugaa tetap dipakai sebagai tari penyambut kedatangan tamu-tamu yang berkunjung ke Bumi lambung Mangkurat.
Tari ini masih dianggap sakral, Syair lagu Tari Radap Rahayu diselingi dengan sebuah nyanyian yang isi syairnya mengundang makhluk-makhluk halus (bidadari) ketika ragam gerak "Tapung Tawar", untuk turun ke bumi.

Tari Japin: Akulturasi Budaya dan Kegembiraan

Tari Japin (mahdialmadani._)
Selain tari klasik, Kalsel juga memiliki Tari Japin (Zapin) yang kental dengan pengaruh budaya Melayu dan Arab. Jika tari klasik cenderung lambat dan anggun, Tari Japin lebih dinamis dan lincah.

Filosofi gerakan Tari Japin mencerminkan semangat kebersamaan dan kegembiraan rakyat. Langkah kaki yang cepat dan sinkron melambangkan ketangkasan serta kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat. Tarian ini menjadi bukti nyata bagaimana budaya Banjar mampu berakulturasi dengan nafas Islami tanpa kehilangan jati diri lokalnya.

Menjaga Warisan Lewat Gerak
Mengenal tari-tarian Kalimantan Selatan adalah cara kita menghargai nilai-nilai luhur nenek moyang. Di balik warna-warni kostum dan dentuman musik gamelan Banjar, tersimpan identitas bangsa yang harus terus dilestarikan. Kelembutan gerak tari Kalsel bukan berarti lemah, melainkan simbol kekuatan budi pekerti dan keteguhan iman yang selaras dengan alam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU