Rabu, 31 DESEMBER 2025 • 21:06 WIB

Update Harga Emas di Banjarmasin Akhir Tahun 2025: Tren Kenaikan di Tengah Inflasi

Author

Update Harga Emas di Banjarmasin Akhir Tahun 2025: Tren Kenaikan di Tengah Inflasi (pinterest)

Menjelang penutupan tahun 2025, masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin, kembali menaruh perhatian besar pada pergerakan harga emas. Sebagai instrumen investasi yang dianggap paling aman (safe haven), emas menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dalam satu bulan terakhir. Fenomena ini dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global dan angka inflasi domestik yang mulai merangkak naik.

Di pusat perdagangan emas Banjarmasin, seperti kawasan Pasar Sudimampir dan Pasar Sentra Antasari, aktivitas transaksi menunjukkan dinamika yang menarik. Harga emas perhiasan kadar 999 atau yang sering disebut "Emas Banjar" kini menyentuh angka tertinggi barunya di penghujung tahun. Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada emas batangan produksi PT Antam, tetapi juga merata pada emas perhiasan kadar 700 dan 750.

Para analis ekonomi lokal menyebutkan bahwa kenaikan harga ini merupakan respons terhadap pelemahan nilai tukar rupiah dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang libur akhir tahun. Banyak warga Banjarmasin memilih untuk mencairkan tabungan mereka ke dalam bentuk emas sebagai langkah mitigasi terhadap penurunan daya beli akibat inflasi.

Bagi investor pemula di Kalsel, tren kenaikan ini menjadi sinyal kuat untuk mulai melakukan diversifikasi aset. Meskipun harga sedang berada di posisi "hijau" atau menguat, emas tetap menjadi primadona karena sifatnya yang likuid dan mudah diperjualbelikan di toko-toko emas lokal yang tersebar di sepanjang Jalan Pangeran Samudera.

Memasuki tahun 2026, harga emas diprediksi masih akan fluktuatif namun cenderung stabil di angka tinggi. Bagi warga Banjarmasin yang ingin membeli emas, sangat disarankan untuk selalu memantau grafik harga harian melalui situs resmi atau langsung mengunjungi gerai kepercayaan guna mendapatkan harga buyback terbaik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU