Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 17:23 WIB

Soto Banjar Berasal dari Mana? Simak Sejarah Kuliner Khas Kalimantan Selatan Ini

Author

Cita rasa khas Soto Banjar (@e_ndro)

Soto Banjar adalah salah satu hidangan ikonik yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Kalimantan Selatan. Dengan aroma rempah yang khas dan kuah bening yang segar, soto ini menawarkan cita rasa unik yang membedakannya dari varian soto lain di Nusantara. Tapi, sebenarnya Soto Banjar berasal dari mana dan bagaimana sejarahnya?

Asal-Usul Nama dan Daerah

Seperti namanya, Soto Banjar secara otentik berasal dari Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Nama "Banjar" merujuk pada Suku Banjar, etnis mayoritas di wilayah ini, yang telah mewariskan resep soto ini secara turun-temurun. Kuliner ini bukan hanya sekadar makanan, melainkan representasi budaya dan sejarah masyarakat Banjar.

Jejak Sejarah dan Pengaruh Budaya
 Sejarah Soto Banjar tidak terlepas dari interaksi budaya yang terjadi di masa lalu. Kalimantan, sebagai jalur perdagangan maritim, banyak dipengaruhi oleh pedagang dari berbagai etnis, termasuk Arab, Tiongkok, dan Melayu.

Pengaruh Tionghoa

Salah satu dugaan kuat menyebutkan adanya pengaruh kuliner Tionghoa dalam resep soto di Indonesia. Konon, kata soto sendiri merupakan adaptasi dari kata "Cao Do" atau "Jao To" yang berarti sup daging. Meskipun demikian, masyarakat Banjar berhasil mengadaptasi dan memodifikasi hidangan sup ini dengan menggunakan rempah-rempah lokal yang melimpah.

Kekhasan Rempah Lokal

Yang membuat Soto Banjar unik adalah penggunaan rempah spesifik yang jarang ditemukan pada soto lain, yaitu kapulaga dan cengkeh. Kedua rempah inilah yang memberikan aroma hangat, wangi, dan sedikit rasa manis pada kuah soto beningnya. Selain itu, kuah soto Banjar yang tidak menggunakan kunyit juga membedakannya dari soto khas Jawa atau Sumatera.

Pelengkap Khas Soto Banjar

Soto Banjar biasanya disajikan dengan nasi atau lontong. Namun, yang paling khas adalah tambahan perkedel kentang dan sate ayam (yang bumbunya dicampur langsung ke dalam kuah), serta penggunaan bihun, irisan telur bebek rebus, dan taburan bawang goreng yang melimpah. Penggunaan telur bebek adalah keunikan lain yang menjadi ciri khas soto ini, karena telur bebek banyak tersedia di wilayah Kalimantan Selatan.

Hari ini, Soto Banjar tidak hanya terkenal di Banjarmasin, tetapi juga mudah ditemukan di berbagai kota di Indonesia, menjadikannya duta kuliner kebanggaan Kalimantan Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU