Kamis, 07 AGUSTUS 2025 • 10:00 WIB

5 Sungai Teperdek di Kalimantan Selatan yang Memesona

Author

Gambar sebuah aliran sungai (Pinterest/borhanudin mansor)

KALSELKalimantan Selatan (Kalsel) dikenal dengan sungai-sungainya yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Selain Sungai Barito atau Negara yang panjang, ada beberapa sungai "mini" yang justru menyimpan pesona unik. Dari arung jeram seru hingga budaya terapung, berikut lima sungai terpendek di Kalsel yang wajib Anda jelajahi!  

1. Sungai Amandit (5–10 km): Arung Jeram di Tengah Hutan Meratus

Lokasi: Desa Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.  

Sungai Amandit mungkin pendek, tapi petualangannya tak bisa diremehkan! Dengan jeram grade I–III, sungai ini jadi favorit pecinta arung jeram pemula hingga menengah. Airnya yang jernih membelah hutan pegunungan Meratus, dengan tebing karst yang memukau.  

Jangan lewatkan:  

  • Rute terpanjang (±10 km) berakhir di Pemandian Air Panas Tanuhi (suhu 40°C), cocok untuk relaksasi usai adrenalin.  
  • Eksplorasi budaya Dayak di desa-desa sekitar aliran.  

2. Sungai Balangan (30 km): Tubing Santai di Tengah Kebun Rumbia  

Lokasi: Kabupaten Balangan.  

Lebar dan tenang, Sungai Balangan ideal untuk tubing keluarga atau kayak santai. Tepiannya dipenuhi rimbun pohon kelapa, bambu, dan rumbia, menciptakan nuansa pedesaan yang menenangkan.  

Baca juga: Mengenal Flora dan Fauna Sungai Barito yang Jadi Surga Keanekaragaman Hayati di Kalimantan

Yang istimewa:  

  • Sentra perikanan patin dan nila yang jadi pusat ekonomi warga.  
  • Budaya Banjar dan Dayak Bukit bisa Anda temui di sepanjang aliran.  

3. Sungai Pitap (35 km): Hitam Alami & Jejak Dayak Pegunungan  

Lokasi: Kecamatan Batumandi, Hulu Sungai Selatan.  

Nama "Pitap" berasal dari bahasa Dayak yang berarti "hitam" – merujuk pada dasar sungai yang gelap alami. Sungai ini jadi habitat ikan endemik dan wilayah hidup komunitas Dayak Meratus.  

Aktivitas seru:  

  • Tracking ringan sepanjang bantaran sungai yang dikelilingi hutan hujan tropis. 
  • Mengamati kehidupan tradisional Dayak Pitap.  

4. Sungai Martapura (36,5 km): Sejarah Kerajaan Banjar & Pasar Terapung

Lokasi: Martapura hingga Banjarmasin.  

Sungai Martapura adalah saksi bisu kejayaan Kerajaan Banjar. Di sini, Anda bisa menikmati Pasar Terapung tradisional di Banjarmasin atau mengunjungi situs bersejarah seperti Makam Sultan Adam.  

Highlight:  

  • Naik jukung tambangan (perahu kayu) sambil menikmati suasana sungai.  
  • Kuliner khas Banjar seperti soto banjar di tepian sungai.  

Baca juga: Estetika Jembatan Barito dari Berbagai Sudut

5. Sungai Tabalong (45 km): Lembah Meratus & Memancing Betutu

Lokasi: Kabupaten Tabalong.  

Sungai Tabalong menawarkan panorama lembah Meratus dan hamparan sawah yang memesona. Aktivitas memancing ikan betutu atau melihat pasar terapung kecil jadi daya tarik utamanya.  

Tips berkunjung:

  • Akses mudah dari Kota Amuntai atau Tanjung (pusat Kabupaten Tabalong).  
  • Saat musim kemarau, airnya lebih jernih untuk beraktivitas.  

Kelima sungai di atas membuktikan bahwa keindahan tak selalu tentang ukuran. Dari petualangan hingga budaya, sungai-sungai terpendek di Kalsel ini menawarkan pengalaman tak terlupakan. Jadi, sungai mana yang paling membuat Anda penasaran?  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Researchgate, Scribd.com, Indonesia Kaya

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU