Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 11 APRIL 2026 • 23:24 WIB

Mengenal Nama Suku di Kalimantan Selatan: Pesona Budaya Banjar dan Dayak

Mengenal Nama Suku di Kalimantan Selatan: Pesona Budaya Banjar dan DayakSuku dayak dan Suku Banjar yang sedang menari bersama, Nama Suku di Kalimantan Selatan (Pinterest/Albertus Rico)

Kekayaan Etnis di Tanah Lambung Mangkurat
Kalimantan Selatan bukan sekadar provinsi dengan kekayaan alam tambang dan perkebunan yang melimpah. Di balik bentang alamnya yang memukau, tersimpan keragaman etnis yang menjadi fondasi identitas sosial masyarakatnya. Mengenal nama suku di Kalimantan Selatan berarti menyelami sejarah panjang asimilasi budaya, perdagangan maritim, dan keteguhan menjaga tradisi pedalaman.

Suku Banjar: Sang Akar Budaya Kalsel
Suku Banjar merupakan kelompok etnis terbesar dan paling dominan di Kalimantan Selatan. Masyarakat Banjar dikenal sebagai pelaut ulung dan pedagang yang tangguh. Secara historis, suku ini terbentuk dari perpaduan berbagai unsur etnis yang mendiami wilayah aliran sungai besar.

Uniknya, Suku Banjar sendiri terbagi menjadi tiga sub-etnis utama berdasarkan wilayah tempat tinggal dan dialek bahasanya:

Banjar Kuala: Mendiami wilayah muara sungai seperti Banjarmasin dan Martapura.
Banjar Batang Banyu: Bermukim di sepanjang tepian sungai besar di daerah hulu (Negara dan sekitarnya).
Banjar Pahuluan: Penduduk yang tinggal di kawasan kaki pegunungan dan daratan tinggi.
Ketiganya dipersatukan oleh nilai-nilai Islam yang sangat kuat dan bahasa Banjar yang menjadi lingua franca di wilayah Kalimantan Selatan.

Suku Dayak: Penjaga Tradisi Meratus
Meskipun didominasi oleh etnis Banjar, Kalimantan Selatan memiliki penduduk asli yang sangat dihormati, yaitu Suku Dayak. Berbeda dengan Suku Banjar yang mayoritas beragama Islam, masyarakat Dayak di Kalsel masih banyak yang menjalankan kepercayaan leluhur (Kaharingan) atau Kristen, meskipun kini banyak pula yang telah memeluk Islam.

Kelompok yang paling menonjol adalah Suku Dayak Meratus (dahulu sering disebut Dayak Bukit). Mereka mendiami kawasan Pegunungan Meratus yang membentang di beberapa kabupaten. Masyarakat Meratus dikenal sangat menghormati alam, terlihat dari upacara adat Aruh Ganal yang merupakan bentuk syukur atas hasil panen.

Selain itu, terdapat pula Suku Dayak Maanyan dan Suku Dayak Bakumpai. Khusus untuk Suku Bakumpai, mereka memiliki identitas unik karena secara bahasa memiliki kedekatan dengan Dayak Ngaju, namun secara budaya dan religi sangat identik dengan tradisi Banjar karena pengaruh asimilasi yang kuat.

Suku Pendatang yang Mewarnai Kalsel
Letak geografis Kalimantan Selatan yang strategis di jalur perdagangan membuat provinsi ini menjadi rumah bagi banyak suku pendatang. Nama suku seperti Suku Bugis sangat mudah ditemui di wilayah pesisir seperti Kotabaru dan Tanah Bumbu. Mereka membawa keahlian melaut dan pembuatan kapal yang memperkaya budaya maritim setempat.

Tak ketinggalan, Suku Jawa dan Suku Madura juga memiliki populasi yang signifikan, terutama di daerah transmigrasi dan pusat perkotaan. Kehadiran mereka menciptakan harmonisasi budaya yang tercermin dalam kuliner, kesenian, hingga pola hidup sehari-hari yang rukun.

Mengetahui nama suku di Kalimantan Selatan membantu kita memahami bahwa harmoni di tanah ini tercipta dari jalinan perbedaan yang saling menghargai. Dari keagungan budaya Banjar hingga kesahajaan Dayak Meratus, Kalimantan Selatan adalah potret nyata kebhinekaan Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERBARU

Mengenal Nama Suku di Kalimantan Selatan: Pesona Budaya Banjar dan Dayak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!