Gangan Paliat Patin Khas Tabalong (Tiktok/@recipebyalmaa)
Menikmati Kelezatan Gangan Paliat, Ikan Bersantan Ikonik dari Tabalong
Jika Anda sedang merencanakan perjalanan ke ujung utara Kalimantan Selatan, tepatnya ke Kabupaten Tabalong, ada satu agenda yang tidak boleh dilewatkan: wisata kuliner. Di antara deretan masakan khas Banjar, terdapat satu hidangan primadona yang menjadi identitas rasa masyarakat setempat, yaitu Gangan Paliat.
Secara tampilan, Gangan Paliat mungkin sekilas terlihat mirip dengan gulai atau opor karena kuahnya yang berwarna kuning pekat. Namun, begitu sesendok kuah menyentuh lidah, Anda akan merasakan sensasi rasa yang jauh lebih kompleks dan segar.
Apa Itu Gangan Paliat?
Nama "Paliat" sebenarnya merujuk pada teknik memasak dan bumbu khas yang digunakan. Bahan utamanya biasanya adalah ikan sungai segar, seperti Ikan Baung, Ikan Gabus (Haruan), atau terkadang udang galah. Yang membuat hidangan ini istimewa adalah penggunaan santan kental yang dimasak bersama kunyit, jahe, kemiri, dan bumbu rahasia lainnya hingga menghasilkan aroma yang sangat kuat.
Berbeda dengan gulai pada umumnya, Gangan Paliat sering kali menggunakan perasan jeruk nipis atau asam jawa yang memberikan hint segar di tengah gurihnya santan. Tekstur kuahnya pun cenderung berminyak alami dari santan yang pecah saat proses pemasakan perlahan, memberikan rasa "lemak" yang sangat dicari oleh pecinta kuliner.
Teman Setia: Nasi Hangat dan Sambal Acan
Menyantap Gangan Paliat belum lengkap tanpa kehadiran nasi putih hangat. Biasanya, penduduk lokal juga menyajikannya bersama sayuran rebus (lalapan) dan Sambal Acan (terasi khas Banjar) yang pedas menyengat. Perpaduan antara gurihnya ikan, kentalnya kuah kuning, dan pedasnya sambal menciptakan harmoni rasa yang sulit dilupakan.
Mengapa Wisatawan Wajib Mencobanya?
Selain karena rasanya yang autentik, Gangan Paliat adalah representasi budaya masyarakat Tabalong yang sangat bergantung pada kekayaan sungai. Mengonsumsi hidangan ini bukan sekadar mengisi perut, melainkan cara terbaik untuk mengenal kearifan lokal melalui indra perasa.
Sentra kuliner Paliat yang paling terkenal terletak di Kecamatan Kelua. Di sana, Anda bisa menemukan warung-warung legendaris yang sudah menyajikan resep turun-temurun selama puluhan tahun. Harganya pun relatif terjangkau, menjadikannya pilihan sempurna bagi para backpacker maupun wisatawan keluarga.
Jadi, jangan biarkan kunjungan Anda ke "Bumi Saraba Kawa" berlalu begitu saja tanpa mencicipi keajaiban rasa Gangan Paliat. Satu suapan saja sudah cukup untuk membuat Anda rindu kembali ke Tabalong!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber