Kisah Fahmi Gowes 17 Hari dari Jakarta ke Haul Sekumpul 2025 (M Lana Kelana)
Di tengah jutaan jemaah yang memadati Kota Martapura untuk menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul ke-21, terselip satu cerita luar biasa yang mencuri perhatian publik. Adalah Fahmi, seorang pria asal Jakarta, yang membuktikan bahwa jarak ribuan kilometer bukanlah halangan jika hati sudah terpanggil oleh kecintaan kepada ulama.
Fahmi memutuskan untuk menempuh perjalanan menuju Kalimantan Selatan dengan cara yang tidak biasa: bersepeda. Perjalanan yang ia mulai sejak awal Desember 2025 ini memakan waktu selama 17 hari. Dengan perlengkapan sederhana yang diikatkan pada sepedanya, ia melintasi jalur pantura, menyeberangi Laut Jawa dengan kapal feri, hingga akhirnya menyusuri aspal panas Trans Kalimantan.
Menembus Lelah Demi Keberkahan
Selama perjalanan, Fahmi mengaku banyak mendapatkan kemudahan yang tidak terduga. Ia bercerita bagaimana warga di sepanjang jalan, mulai dari Jawa hingga Kalimantan, memberikan dukungan moral, makanan, hingga tempat istirahat gratis saat mengetahui tujuannya adalah Martapura. Baginya, rasa lelah di kaki seketika hilang setiap kali ia melihat spanduk ucapan selamat datang bagi jemaah Haul Sekumpul di sepanjang jalan.
Motivasi utamanya melakukan aksi "gowes" ini adalah untuk merasakan langsung perjuangan spiritual dan mengharapkan keberkahan dari sosok Abah Guru Sekumpul. Ia ingin membuktikan bahwa niat yang tulus akan selalu dimudahkan oleh Allah SWT, meski sarana yang digunakan sangat terbatas.
Tiba di Martapura dengan Haru
Setibanya di perbatasan Banjarbaru-Martapura pada H-1 acara puncak, Fahmi disambut hangat oleh para relawan posko. Kisahnya menjadi viral di media sosial dan menjadi inspirasi bagi jemaah lainnya tentang arti sebuah pengorbanan dan kesabaran. Kini, Fahmi telah bergabung bersama jutaan jemaah lainnya di kawasan Sekumpul, bersiap untuk mengikuti rangkaian acara puncak dengan penuh khidmat.
Kisah Fahmi adalah pengingat bagi kita semua bahwa Haul Sekumpul bukan sekadar kerumunan massa, melainkan pertemuan hati yang dipersatukan oleh cinta kepada hamba-hamba-Nya yang saleh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: