Abah Guru Sekumpul (dokumen pribadi)
Jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia selalu memadati Martapura, Kalimantan Selatan, setiap tahun untuk memperingati Haul Akbar. Acara besar ini didedikasikan untuk mengenang dan mengambil berkah dari sosok ulama kharismatik, Al-Arif Billah Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang lebih dikenal sebagai Abah Guru Sekumpul.
Siapakah sebenarnya sosok luar biasa yang mampu mengumpulkan jemaah terbanyak se-Asia Tenggara ini?
Biografi Singkat Abah Guru Sekumpul
Guru Sekumpul lahir di Tunggul Irang, Martapura, pada tanggal 11 Februari 1942. Sejak kecil, beliau dikenal memiliki kecerdasan luar biasa dan kegemaran mendalam terhadap ilmu agama. Pendidikan agama beliau dimulai dari sang kakek, Syekh Muhammad Semman Mulia, dan dilanjutkan kepada para ulama besar di Martapura.
Puncak keilmuan beliau diraih setelah menimba ilmu di berbagai pesantren dan berguru pada ulama-ulama terkemuka, baik di Indonesia maupun saat menunaikan ibadah haji di Mekah. Beliau adalah seorang wali Allah yang terkenal dengan kesalehan, keluasan ilmu fiqih, dan terutama ilmu tasawuf.
Di mata jemaahnya, Guru Sekumpul bukan hanya seorang pengajar, tetapi juga guru spiritual yang memiliki karomah dan dicintai oleh banyak orang karena sifat tawadhu (rendah hati) dan kedermawanannya. Beliau wafat pada tanggal 10 Agustus 2005 (5 Rajab 1426 H), meninggalkan warisan spiritual yang tak ternilai.
Sejarah Haul Akbar Sekumpul
Haul Akbar adalah peringatan hari wafatnya seorang ulama. Peringatan haul ini rutin diadakan setiap tanggal 5 Rajab Hijriah. Sejak wafatnya Guru Sekumpul, acara haul beliau menjadi fenomena keagamaan yang unik dan masif.
Sejarah Haul Sekumpul dimulai secara sederhana, tetapi dari tahun ke tahun, jumlah jemaah yang hadir terus bertambah secara eksponensial. Hal ini membuktikan betapa besarnya cinta dan kerinduan umat terhadap sosok Abah Guru Sekumpul.
Jutaan pasang mata dan hati yang hadir dalam Haul Sekumpul 2025 menjadi bukti nyata keistimewaan dan karomah beliau yang terus hidup dalam hati umat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber