Suasana Haul Guru Sekumpul 2025 (@akirbiibo)
Setiap tahun, kawasan Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan, menjadi magnet bagi jutaan umat Islam dari berbagai penjuru, bahkan mancanegara. Mereka datang untuk menghadiri peringatan haul almarhum KH Muhammad Zaini Abdul Ghani, atau yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul. Pada tahun 2025, acara akbar ini akan kembali digelar untuk memperingati haul yang ke-21. Tepat pada Kamis, 25 Desember 2025, yang bertepatan dengan 5 Rajab 1447 H, gelombang jutaan jemaah akan memadati Martapura untuk mengenang dan mendoakan sosok ulama karismatik yang telah menginspirasi banyak orang.
Sejarah Haul yang Mengakar Kuat di Hati Umat
Peringatan haul Abah Guru Sekumpul bukan sekadar acara seremonial, melainkan ekspresi cinta dan penghormatan yang tulus dari para jemaah kepada sang guru. Sosok Abah Guru Sekumpul, yang wafat pada 10 Agustus 2005, dikenal sebagai ulama yang sangat alim dan memiliki akhlak mulia. Ajaran-ajarannya yang sejuk, penuh cinta, dan damai telah menyentuh hati banyak orang, membuatnya dicintai dan dihormati oleh semua kalangan.
Haul ini pertama kali dilaksanakan oleh pihak keluarga, namun seiring berjalannya waktu, jumlah jemaah terus bertambah hingga mencapai jutaan orang setiap tahunnya. Peningkatan jumlah jemaah ini menunjukkan betapa besar pengaruh Abah Guru Sekumpul dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya di Kalimantan, tetapi juga di seluruh Indonesia dan luar negeri. Bagi para jemaah, haul ini adalah kesempatan untuk kembali mengenang nasihat-nasihat beliau, mempererat silaturahmi, dan meneladani kebaikan yang telah diajarkan.
Jadwal dan Persiapan Haul ke-21 Tahun 2025
Menjelang pelaksanaan haul ke-21, berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia dan seluruh masyarakat Martapura. Haul ini selalu diselenggarakan pada tanggal 5 Rajab berdasarkan penanggalan Hijriah, tanggal wafatnya Abah Guru Sekumpul. Berdasarkan kalender Masehi, tanggal ini jatuh pada 25 Desember 2025.
Persiapan yang dilakukan meliputi pengadaan logistik, pengaturan lalu lintas, hingga penyiapan posko-posko kesehatan dan tempat istirahat bagi para jemaah yang datang dari jauh. Masyarakat Martapura secara gotong-royong terlibat aktif dalam menyukseskan acara ini. Bahkan, sejak jauh hari, warga setempat kerap menanam padi dan mempersiapkan makanan untuk disedekahkan kepada para jemaah. Solidaritas dan kekompakan ini menjadi salah satu pemandangan paling mengharukan yang selalu ada di setiap perhelatan haul.
Agenda Acara Haul dan Keberkahan yang Terasa
Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 akan diawali dengan pembacaan maulid, zikir, dan tahlil bersama. Rangkaian acara ini dipusatkan di Musala Ar-Raudhah, Sekumpul, Martapura, tempat makam beliau berada. Jutaan jemaah akan larut dalam lantunan zikir dan doa, menciptakan suasana khusyuk yang menenangkan hati.
Meskipun acara utama berlangsung di Musala Ar-Raudhah, suasana haul akan terasa di seluruh penjuru Martapura. Ribuan sukarelawan akan bahu-membahu melayani jemaah, membagikan makanan, dan membantu kelancaran acara. Di sepanjang jalan menuju Sekumpul, posko-posko darurat didirikan untuk menyediakan tempat istirahat dan fasilitas lainnya. Fenomena ini membuktikan bahwa cinta terhadap Abah Guru Sekumpul telah menyatukan jutaan hati dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan.
Mengambil Pelajaran dari Sosok Abah Guru Sekumpul
Kehadiran jutaan jemaah di Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 bukan tanpa alasan. Mereka datang untuk mengambil inspirasi dan pelajaran dari sosok beliau. Abah Guru Sekumpul dikenal sebagai ulama yang sangat mencintai ilmu, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dan senantiasa menyebarkan kedamaian. Beberapa nilai penting yang dapat diambil dari beliau adalah:
Peringatan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 adalah momentum berharga untuk memperkuat keimanan, meneladani akhlak mulia, dan melanjutkan warisan kebaikan yang telah beliau tinggalkan. Semoga semangat persatuan dan nilai-nilai luhur yang beliau ajarkan terus hidup di hati jutaan jemaah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber