Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 18:51 WIB

Konten Kreator Kalsel Mendunia: Dari Parodi hingga Tutorial, Bukti Potensi Banua di Era Digital

Konten Kreator Kalsel Mendunia: Dari Parodi hingga Tutorial, Bukti Potensi Banua di Era DigitalDua orang perempuan sedang melakukan podcast (Pinteres/Jeremy Honea)

KALSEL - Di tengah hiruk-pikuk konten digital Indonesia, suara dari Kalimantan Selatan (Kalsel) justru kian nyaring dan diperhitungkan. Mereka bukan hanya sekadar pembuat konten, melainkan pionir yang membuktikan bahwa talenta dari “Banua” mampu bersaing di kancah nasional, bahkan internasional, dengan ciri khas yang autentik dan sulit disamai.

Siapa sangka, konten parodi yang sarat dengan kelucuan khas Martapura bisa menjadi mesin kesuksesan? Muhammad Haripullah atau yang akrab disapa Ipul Hary, membuktikannya. Melalui channel YouTube-nya, pria ini tidak hanya menghibur dengan tajuk “Mahayabang” dan parodi film, tetapi juga menyelipkan pesan edukasi. Yang membuatnya lebih dihormati adalah prinsipnya yang kuat.

Seperti diungkap dalam pemberitaan Radar Banjarmasin, Ipul menolak mentah-mentah berbagai tawaran yang membawanya ke ranah politik. Baginya, independensi dan etika dalam berkarya adalah harga mati. Kesuksesannya bukan omong kosong; dalam sebuah liputan disebutkan ia bahkan pernah meraup pendapatan sekitar Rp10 juta hanya dalam waktu 3 hari.

Baca juga: Selebriti Nasional Ramaikan Kalimantan Selatan: Dari Panggung Hibur hingga Dakwah

Lain cerita, lain pula strategi. Jika hiburan adalah jalur Ipul, maka Bang Tutorial (Fitri Effendi) dari Amuntai memilih jalan yang berbeda. Channelnya adalah pusat pembelajaran bagi siapa saja yang ingin menguasai hal-hal teknis, mulai dari tutorial Android, editing, hingga tips mengembangkan channel YouTube. Seperti dirilis BeritaBanjarmasin.com, channel ini adalah salah satu yang terbesar asal Kalsel dengan ratusan ribu subscriber (sekitar 453.000). Video-videonya, seperti panduan verifikasi Google AdSense, kerap melampaui jutaan view. Keberhasilannya menunjukkan adanya pasar besar untuk konten edukatif-utilitas yang menjawab masalah riil, khususnya bagi kreator di daerah yang haus akan pengetahuan.

Kemudian, ada Maulana Rahman, yang membawa nama Kalsel hingga ke Benua Afrika. Pemuda ini tidak hanya berangkat ke Gabon untuk bekerja, tetapi juga mendokumentasikan seluruh kehidupannya di sana melalui lensa kamera.

Kontennya yang unik dan jarang ditemui ini berhasil menarik perhatian penonton dalam dan luar negeri. Seperti diangkat oleh KanalKalimantan.com, kisah Maulana adalah bukti nyata bahwa lokasi bukan lagi penghalang. Seorang anak Banua yang berkarya dari Afrika tetap bisa menemukan audiensnya selama kontennya memiliki nilai dan keunikan.

Baca juga: Menyibak Jejak Seniman Internasional di Bumi Kalimantan Selatan: Dari BIPA hingga Harapan Kalsel Expo 2025

Ketiga contoh sukses ini merefleksikan semangat komunitas kreator Kalsel yang semakin dinamis dan tak terbendung. Mereka membangun kesuksesan dengan tiga pilar utama: keautentikan (menonjolkan cerita dan bahasa lokal), utilitas (memberikan nilai edukasi atau solusi), dan konsistensi.

Kisah Ipul Hary, Bang Tutorial, dan Maulana Rahman adalah inspirasi. Mereka membuktikan bahwa dengan keberanian memulai, menjadi diri sendiri, dan memahami kebutuhan audiens, kesuksesan di dunia digital bukanlah mimpi. Kalsel telah berbicara, dan kini dunia yang mendengarkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Radar Banjarmasin, Berita Banjarmasin, Kanal Kalimantan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Konten Kreator Kalsel Mendunia: Dari Parodi hingga Tutorial, Bukti Potensi Banua di Era Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!