Jawaban Nyata Kebutuhan Rumah: Rusunawa ASN Pemprov Kalsel Segera Terwujud
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) mengambil langkah konkret dalam mengatasi tantangan kebutuhan hunian bagi para abdi negara. Melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Disperkim Kalsel, Banjarbaru, pada Kamis (23/4/2026), rencana besar pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dipaparkan ke publik.
Langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk implementasi dari komitmen daerah dalam menyukseskan program nasional "Tiga Juta Rumah". Hal ini selaras dengan arah kebijakan perumahan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 untuk menyediakan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
Fokus Utama untuk Kesejahteraan ASN Golongan Rendah dan PPPK
Masalah keterjangkauan rumah tinggal masih menjadi isu sensitif bagi sebagian aparatur, terutama bagi mereka yang berada di golongan II, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun pegawai yang baru memulai karier dan belum memiliki rumah pribadi.
Sekretaris Dinas Perkim Kalsel, Vonne Lestiyana, menekankan bahwa penyediaan hunian yang representatif sangat berkorelasi dengan produktivitas kerja. Dengan adanya hunian yang layak dan dekat dengan pusat pemerintahan, diharapkan beban finansial dan waktu tempuh pegawai dapat berkurang secara signifikan. Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Lokasi Strategis di Jantung Kota Banjarbaru
Salah satu poin krusial dalam rencana ini adalah pemilihan lokasi. Rusunawa ASN ini direncanakan akan dibangun di kawasan strategis di wilayah Banjarbaru. Mengingat Banjarbaru kini berstatus sebagai Ibu Kota Provinsi, aksesibilitas menjadi kunci utama. Pemilihan lokasi yang tepat akan memudahkan para penghuni dalam menjalankan tugas sehari-hari serta menjangkau fasilitas umum lainnya.
Konsep yang diusung dalam pembangunan ini tidak hanya terbatas pada gedung bertingkat, tetapi juga mempertimbangkan aspek inklusivitas dan keberlanjutan lingkungan. Disperkim Kalsel memastikan bahwa mekanisme pemanfaatan dan persyaratan calon penghuni akan disusun secara transparan agar program ini benar-benar tepat sasaran.
Sinergi Antar SKPD untuk Kesuksesan Program
Keberhasilan program Rusunawa ini memerlukan dukungan kolektif. Disperkim Kalsel mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel untuk aktif bergerak menyebarluaskan informasi ini. Proses penjaringan minat (market sounding) bagi ASN yang membutuhkan menjadi tahap awal yang sangat menentukan untuk mengukur sejauh mana skala kebutuhan hunian yang harus dipenuhi.
Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, penyediaan hunian bagi ASN di Kalimantan Selatan diharapkan menjadi pionir bagi pembangunan kawasan permukiman yang lebih tertata di masa depan. Program ini menjadi bukti bahwa kesejahteraan aparatur adalah prioritas yang tidak terpisahkan dari visi besar pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui sosialisasi ini, harapan besar disematkan agar impian setiap ASN memiliki tempat tinggal yang nyaman dan terjangkau dapat segera menjadi kenyataan, sekaligus memperkuat fondasi birokrasi yang lebih kuat dan berdedikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel