Waspada! Fenomena Pasang Laut Tinggi, Warga Pesisir Kalimantan Selatan Diminta Siaga Banjir Rob
Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kenaikan permukaan air laut atau banjir rob di sejumlah wilayah pesisir hari ini, 6 Januari 2026. Fenomena alam ini dipicu oleh adanya fase bulan serta kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya kenaikan pasang air laut secara signifikan.
Masyarakat yang tinggal di area pinggiran sungai dan pesisir pantai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam puncak pasang laut yang diprediksi terjadi antara pagi hingga menjelang siang hari.
Wilayah Kalsel yang Berpotensi Terdampak
Beberapa wilayah di Kalimantan Selatan memiliki risiko tinggi terdampak luapan air laut. Berdasarkan pantauan radar cuaca dan data hidrografi, wilayah yang perlu ekstra waspada meliputi:
- Pesisir Muara Barito: Termasuk sebagian besar wilayah pinggiran sungai di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala.
- Pesisir Kabupaten Banjar: Area rawa dan sungai yang terhubung langsung dengan muara laut.
- Pesisir Kabupaten Tanah Laut: Wilayah pantai mulai dari Takisung hingga Jorong berpotensi mengalami kenaikan air laut yang masuk ke pemukiman.
- Pesisir Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu: Warga di wilayah kepulauan dan pesisir selatan diminta mengamankan aset dari potensi intrusi air laut.
Dampak Banjir Rob pada Aktivitas Masyarakat
Kenaikan air laut ini tidak hanya mengancam pemukiman warga, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan transportasi. Beberapa dampak yang sering terjadi meliputi:
- Gangguan Transportasi: Jalan raya di pinggiran sungai seringkali tergenang, sehingga menghambat akses kendaraan bermotor.
- Aktivitas Pelabuhan: Kegiatan bongkar muat di pelabuhan tradisional maupun modern bisa terhambat akibat dermaga yang terendam.
- Kerusakan Properti: Intrusi air garam dapat mempercepat korosi pada kendaraan dan bangunan jika tidak segera dibersihkan.
- Kesehatan: Genangan air rob yang bercampur dengan limbah domestik berisiko menimbulkan penyakit kulit dan pencernaan.
Langkah Kesiagaan Bagi Warga
Menyikapi kondisi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyarankan beberapa langkah preventif bagi warga:
- Pantau Jadwal Pasang Surut: Selalu perbarui informasi dari kanal resmi BMKG atau aplikasi pemantau cuaca.
- Amankan Barang Elektronik: Pindahkan peralatan rumah tangga dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi di dalam rumah.
- Waspadai Kelistrikan: Pastikan instalasi listrik di rumah aman dari jangkauan air guna menghindari korsleting yang membahayakan nyawa.
- Bersihkan Saluran Air: Pastikan drainase di sekitar rumah tidak tersumbat agar air rob dapat lebih cepat surut kembali ke laut.
Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan relawan kebencanaan untuk memantau titik-titik rawan genangan. Warga diminta tetap tenang namun tetap waspada dalam menghadapi fenomena alam tahunan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: