Banua Criterum Challenge 2026 (mckalsel)
Semarak Olahraga di Jantung Kalsel: Banua Criterium Challenge 2026
Kawasan Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarbaru mendadak riuh oleh deru ban sepeda dan antusiasme masyarakat pada Sabtu (18/4/2026). Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi menggelar ajang Banua Criterium Challenge 2026, sebuah kompetisi balap sepeda yang berhasil menyedot perhatian ratusan atlet dan penghobi gowes dari berbagai penjuru.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, secara langsung melepas para peserta dengan pengibaran bendera start. Didampingi oleh Kabid Pembudayaan Olahraga, Muhammad Anugrah, pelepasan ini menandai dimulainya persaingan sengit para pembalap di atas aspal mulus perkantoran gubernur.
Mendorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kompetisi
Dalam sambutannya, Pebriadin Hapiz menegaskan bahwa Banua Criterium Challenge bukan sekadar ajang adu kecepatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup atau lifestyle bagi warga Banua.
"Hari ini kita fokus pada kategori road bike dengan format kriterium yang mengandalkan kecepatan dan teknik. Kami juga mengombinasikannya dengan event lari serta agenda fun event di hari berikutnya. Tujuannya jelas, agar masyarakat Kalimantan Selatan semakin terbiasa hidup sehat dan produktif," jelas Hapiz.
Tingginya minat peserta terlihat dari keberagaman asal daerah mereka. Tidak hanya didominasi oleh warga lokal Banjarbaru atau Banjarmasin, peserta juga datang dari Tabalong, Hulu Sungai Utara, Tanah Laut, hingga Tanah Bumbu. Bahkan, magnet kompetisi ini mampu menarik minat atlet dari luar provinsi seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, hingga pulau Jawa.
Detail Teknis dan Kategori Lomba
Ketegangan balapan terasa nyata saat para peserta melintasi rute sirkuit sepanjang 2,6 kilometer per lap. Panitia membagi kompetisi ke dalam lima kategori utama untuk memastikan persaingan yang adil dan kompetitif:
Kategori Men Elite menjadi yang paling dinantikan, di mana para pembalap papan atas harus menjaga daya tahan dan strategi sprinting mereka selama belasan putaran.
Pemanasan Menuju Kejurnas Palembang
Selain sebagai ajang prestasi lokal, Muhammad Anugrah menambahkan bahwa ajang ini memiliki nilai strategis bagi para atlet profesional. Khususnya bagi atlet cabang olahraga triathlon, Banua Criterium Challenge 2026 menjadi wadah "pemanasan" atau try-out sebelum mereka berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung di Palembang pada Juni mendatang.
Dengan adanya kompetisi rutin seperti ini, para atlet memiliki jam terbang yang cukup untuk mengasah kemampuan teknis dan mental bertanding mereka di level yang lebih tinggi.
Kemeriahan Run Banua Challenge
Tidak hanya diramaikan oleh roda dua, kemeriahan di Banjarbaru semakin lengkap dengan diselenggarakannya Run Banua Challenge 2026. Sekitar 500 pelari turut ambil bagian dalam event lari ini, menciptakan suasana festival olahraga yang inklusif. Berbagai hadiah doorprize menarik juga disediakan panitia untuk menambah kegembiraan bagi seluruh partisipan.
Melalui suksesnya Banua Criterium Challenge 2026, Dispora Kalsel berharap semangat sportivitas ini terus menjalar ke seluruh lapisan masyarakat. Olahraga diharapkan tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan kebutuhan utama untuk mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel