Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 APRIL 2026 • 08:55 WIB

Waspada Banjir Rob di Muara Sungai Barito Kalsel 7-14 April 2026, Pasang Capai 2,7 Meter!

Waspada Banjir Rob di Muara Sungai Barito Kalsel 7-14 April 2026, Pasang Capai 2,7 Meter!Waspada Banjir Rob di Muara Sungai Barito Kalsel 7-14 April 2026, Pasang Capai 2,7 Meter! (cuacakalsel)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau yang lebih dikenal dengan fenomena banjir rob di wilayah Kalimantan Selatan. Peringatan ini khususnya ditujukan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan Muara Sungai Barito. Berdasarkan data pemantauan terbaru, fenomena ini diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai dari tanggal 7 hingga 14 April 2026.

Fenomena alam ini dipicu oleh adanya fase bulan purnama yang telah terjadi pada tanggal 2 April 2026 lalu. Posisi astronomis tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap gravitasi bumi yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut secara maksimum. Kombinasi antara fase bulan dan data pantauan level air menunjukkan adanya risiko tinggi terjadinya genangan di wilayah pesisir.

Jadwal dan Lokasi Potensi Banjir Rob
Menurut rilis resmi BMKG, titik utama yang perlu mendapatkan perhatian ekstra adalah wilayah Pesisir Perairan Sungai Barito. Berdasarkan prediksi pasang surut dari PUSHIDROS TNI AL, puncak pasang maksimum diperkirakan akan terjadi pada rentang waktu berikut:

  • Waktu Kejadian: Pukul 11.00 hingga 16.00 WITA.
  • Ketinggian Maksimum: Diperkirakan mencapai 2,7 meter.

Mengingat ketinggian air yang cukup signifikan, masyarakat diimbau untuk tidak meremehkan situasi ini, terutama bagi mereka yang tinggal di pemukiman rendah atau bekerja di sektor maritim.

Dampak Terhadap Aktivitas Masyarakat
Banjir rob bukan sekadar genangan air biasa. Kandungan air garam dan durasi genangan yang cukup lama dapat mengganggu berbagai sektor kehidupan. BMKG menyoroti beberapa dampak krusial yang mungkin terjadi, di antaranya:

  • Gangguan Transportasi Pelabuhan: Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan kemungkinan besar akan terhambat akibat genangan air di dermaga atau akses jalan menuju pelabuhan.
  • Pemukiman Pesisir: Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan pesisir pantai harus bersiap menghadapi masuknya air laut ke dalam rumah, yang dapat merusak perabotan dan infrastruktur bangunan.
  • Sektor Perikanan: Para pelaku perikanan darat atau tambak di sekitar Muara Barito perlu melakukan langkah mitigasi agar komoditas budidaya tidak hanyut atau mati akibat perubahan salinitas air yang drastis.

Langkah Antisipasi dan Mitigasi
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan terus memantau informasi cuaca maritim terbaru dari kanal resmi BMKG. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi sebelum pukul 11.00 WITA, serta memastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat agar air rob dapat lebih cepat surut.

Tetap berhati-hati saat berkendara di wilayah pesisir karena genangan air laut bersifat korosif bagi kendaraan dan dapat menyembunyikan lubang di jalanan. Dengan kewaspadaan dini, kita dapat meminimalisir kerugian materiil maupun risiko keselamatan selama fenomena banjir rob ini berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cuacakalsel

BERITA TERBARU

Waspada Banjir Rob di Muara Sungai Barito Kalsel 7-14 April 2026, Pasang Capai 2,7 Meter!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!