Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 03:22 WIB

Strategi Indonesia Asri: Kolaborasi Menteri LH dan ULM dalam Inovasi Pengelolaan Sampah Mandiri

Strategi Indonesia Asri: Kolaborasi Menteri LH dan ULM dalam Inovasi Pengelolaan Sampah MandiriStrategi Indonesia Asri: Kolaborasi Menteri LH dan ULM dalam Inovasi Pengelolaan Sampah Mandiri (pinterest)

Memperkuat Komitmen Indonesia Asri melalui Sinergi Kampus
Pemerintah Indonesia terus mengakselerasi penanganan sampah sebagai salah satu prioritas nasional. Dalam kunjungan kerja ke Banjarmasin pada Senin (23/3/2026), Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan pertemuan strategis dengan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Ahmad Alim Bachri. Pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan Rektor ini menjadi momentum penting bagi penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan akademisi dalam menyukseskan gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah).

Menteri Hanif menegaskan bahwa sektor pendidikan, khususnya perguruan tinggi, memiliki peran krusial dalam mengimplementasikan kebijakan lingkungan. Menurutnya, konsep penyelesaian persoalan sampah secara mandiri di lingkungan kampus merupakan langkah konkret yang harus segera diwujudkan secara luas.

Inovasi Ekowood: Solusi Sampah dari ULM untuk Nasional

Strategi Indonesia Asri: Kolaborasi Menteri LH dan ULM dalam Inovasi Pengelolaan Sampah MandiriStrategi Indonesia Asri: Kolaborasi Menteri LH dan ULM dalam Inovasi Pengelolaan Sampah Mandiri (mckalsel)Salah satu poin utama dalam diskusi tersebut adalah apresiasi Menteri LH terhadap riset yang telah dilakukan oleh sivitas akademika ULM. Salah satu produk unggulan yang menarik perhatian adalah balok ekowood. Inovasi ini merupakan hasil pengolahan sampah yang dikembangkan oleh tim Fakultas Teknik bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ULM.

Ekowood sendiri telah melalui proses riset mendalam selama kurang lebih empat tahun dengan dukungan pendanaan dari LPDP. Teknologi ini mampu mengubah limbah sampah menjadi material konstruksi yang bernilai guna tinggi. Hanif menilai bahwa inovasi seperti ekowood adalah manifestasi nyata dari ekonomi sirkular yang perlu segera diimplementasikan, setidaknya di skala regional Kalimantan Selatan, sebelum dibawa ke kancah nasional.

Program Mahasiswa Penggerak Pemilah Sampah
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, menyatakan kesiapan universitas untuk menjadi pelopor pengelolaan sampah berbasis kampus. ULM berencana meluncurkan program Mahasiswa Penggerak Pemilah Sampah.

Dalam program ini, minimal 100 mahasiswa dari setiap fakultas akan dilibatkan secara aktif sebagai agen perubahan dalam pemilahan dan pengelolaan sampah di lingkungan universitas. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan budaya bersih di dalam kampus sekaligus memberikan edukasi praktis kepada generasi muda mengenai pentingnya manajemen limbah sejak dari sumbernya.

Sinergi Lintas Sektor demi Lingkungan Hidup
Upaya percepatan penanganan sampah ini tidak hanya berhenti di level kementerian lingkungan hidup. ULM berencana melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memastikan inovasi-inovasi berbasis riset mendapatkan ruang implementasi yang lebih luas.

Dengan dukungan penuh dari Rektor dan seluruh sivitas akademika, Menteri Hanif optimistis bahwa persoalan lingkungan di Kalimantan Selatan dapat terurai lebih cepat. Kolaborasi antara kebijakan pemerintah yang tegas dan inovasi akademis yang presisi menjadi kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan asri di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Strategi Indonesia Asri: Kolaborasi Menteri LH dan ULM dalam Inovasi Pengelolaan Sampah Mandiri

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!