Sosok Yazid Surya Fahmi: Pengawas Pertandingan Asal Kalsel di Pro Futsal League 2025/2026 (mckalsel)
Kebanggaan Kalimantan Selatan: Yazid Surya Fahmi Tampil di Pro Futsal League 2025/2026
Dunia olahraga Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mencatatkan tinta emas di kancah nasional. Kali ini, prestasi membanggakan datang dari pinggir lapangan futsal. Yazid Surya Fahmi, seorang putra daerah asal Banjarmasin, berhasil terpilih sebagai satu-satunya perwakilan Kalimantan Selatan yang bertugas sebagai pengawas pertandingan (match commissioner) dalam ajang bergengsi Pro Futsal League musim 2025/2026.
Penugasan ini merupakan pengakuan nyata atas kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga dari daerah yang mampu bersaing di level tertinggi. Kehadiran Yazid di tengah sengitnya kompetisi kasta teratas futsal Indonesia menjadi motivasi besar bagi insan olahraga di Bumi Lambung Mangkurat.
Dedikasi Guru Olahraga untuk Futsal Nasional
Di balik ketegasannya sebagai pengawas pertandingan di GOR Babussalam, Yazid Surya Fahmi memiliki latar belakang sebagai seorang pendidik. Ia dikenal luas sebagai guru olahraga di SMA Negeri 1 Banjarmasin. Dedikasinya dalam mendidik siswa di sekolah selaras dengan kedisiplinan yang ia tunjukkan saat menjalankan tugas dari PSSI dan Federasi Futsal Indonesia (FFI).
“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan PSSI dan FFI. Ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa nama baik daerah,” ungkap Yazid pada Sabtu (28/3/2026).
Perjalanan Menuju Lisensi Nasional
Menjadi bagian dari perangkat pertandingan di Pro Futsal League bukanlah perkara mudah. Yazid menjelaskan bahwa proses seleksi dan standarisasi dilakukan secara ketat setiap musimnya. Meskipun di Kalimantan Selatan terdapat dua pemegang lisensi serupa—yakni dirinya dan Fahrudin—untuk musim ini hanya Yazid yang aktif bertugas di lapangan.
Yazid telah mengantongi lisensi nasional sejak tahun 2024. Untuk mempertahankan posisi tersebut, setiap perangkat pertandingan wajib mengikuti penataran serta serangkaian tes fisik dan regulasi sebelum liga dimulai. Hal ini membuktikan bahwa kompetensi yang dimiliki Yazid telah memenuhi standar ketat futsal modern.
Inspirasi Bagi Atlet Muda Kalimantan Selatan
Bagi Yazid, pengalamannya di Pro Futsal League harus menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda di Kalimantan Selatan. Ia berharap para atlet futsal muda di daerah dapat melihat langsung bagaimana standar futsal modern diterapkan, mulai dari sisi teknis hingga manajemen pertandingan.
Hingga saat ini, Kalsel memiliki sekitar 20 wasit futsal, namun keterlibatan mereka di level nasional masih perlu ditingkatkan. Yazid berharap jejaknya dapat diikuti oleh perangkat pertandingan lainnya.
“Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak lagi wasit maupun pengawas dari Kalimantan Selatan yang terlibat. Ini adalah pintu bagi kita untuk membuktikan bahwa SDM daerah bisa bersaing secara nasional,” pungkasnya.
Dengan kiprah Yazid Surya Fahmi, diharapkan ekosistem futsal di Kalimantan Selatan semakin berkembang, melahirkan lebih banyak pemain, wasit, dan pengawas pertandingan yang mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel