Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 02:25 WIB

Strategi Pemprov Kalsel Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pelatihan Brigade Pangan Modern

Strategi Pemprov Kalsel Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pelatihan Brigade Pangan ModernStrategi Kalsel Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pelatihan Brigade Pangan Modern (mckalsel)

Transformasi Pertanian Kalsel: Mencetak Brigade Pangan yang Terampil dan Modern
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat pilar ketahanan pangan daerah. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemprov Kalsel kini tengah menggodok program pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi Brigade Pangan. Langkah strategis ini bertujuan agar pengelolaan lahan pertanian di Banua beralih ke metode yang lebih modern, profesional, dan terampil.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Hotni Elfrida Silalahi, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah harga mati di tengah pesatnya perkembangan teknologi agrikultur. Tanpa SDM yang mumpuni, potensi lahan yang luas tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

Fokus pada Teknologi dan Efisiensi Lahan
Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah upaya transformatif. Fokus utama program ini adalah membekali Brigade Pangan dengan kemampuan mengadopsi teknologi terbaru. Pengelolaan lahan secara modern diyakini menjadi kunci utama untuk mendongkrak produktivitas sekaligus menciptakan efisiensi hasil panen.

Dengan penerapan teknologi yang tepat, tantangan tradisional dalam bertani dapat diminimalisir. Proses produksi diharapkan berjalan lebih efektif, mulai dari tahap perencanaan yang matang hingga penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) yang mampu mengoptimalkan output di setiap hektar lahan.

Pemerataan Kapasitas di 13 Kabupaten/Kota
Salah satu poin krusial dalam program ini adalah aspek inklusivitas. Pelatihan ini direncanakan diikuti oleh 50 anggota Brigade Pangan yang merepresentasikan 13 kabupaten dan kota di seluruh Kalimantan Selatan. Dengan melibatkan perwakilan dari tiap daerah, pemerintah berharap terjadi pemerataan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge) di lapangan.

Materi yang diberikan mencakup aspek yang komprehensif, meliputi:

  • Tahap Perencanaan: Menyusun strategi tanam yang berbasis data.
  • Pengolahan Lahan: Teknik mekanisasi untuk menjaga kualitas tanah.
  • Pemanfaatan Teknologi: Pengoperasian perangkat modern untuk efisiensi kerja.
  • Aspek Manajerial: Pengelolaan usaha tani yang profesional dan berkelanjutan.

Menghadapi Tantangan Iklim dan Ekonomi
Selain aspek teknis, pendekatan profesional menjadi sorotan utama. Brigade Pangan dipersiapkan untuk menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim yang tidak menentu dan keterbatasan lahan. Dengan pengelolaan yang terencana, sektor pertanian Kalsel diharapkan tidak hanya tangguh secara produksi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi daerah.

Melalui sinergi antara teknologi dan kompetensi SDM, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimis bahwa kesejahteraan petani akan meningkat seiring dengan kualitas hasil panen yang lebih baik. Program ini menjadi bukti nyata bahwa masa depan pertanian Kalsel terletak pada tangan-tangan terampil yang mampu memadukan kearifan lokal dengan inovasi modern.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Strategi Pemprov Kalsel Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pelatihan Brigade Pangan Modern

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!