Operasi Ketupat Intan 2026: Strategi Polda Kalsel Amankan Mudik Idulfitri 1447 H (mckalsel)
Polda Kalsel Siagakan Ribuan Personel dalam Operasi Ketupat Intan 2026
Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi memulai langkah preventif melalui Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2026. Persiapan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, di Banjarbaru pada Kamis (12/3/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dan tradisi mudik masyarakat di wilayah hukum Kalimantan Selatan berjalan aman dan kondusif.
Ribuan Titik Pengamanan dan Sinergi Lintas Sektor
Dalam keterangannya, Kapolda Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa cakupan pengamanan tahun ini sangat luas. Setidaknya terdapat 3.740 titik strategis yang menjadi fokus utama petugas. Titik-titik ini merupakan pusat aktivitas masyarakat, mulai dari pusat perbelanjaan hingga jalur utama transportasi.
Untuk mendukung kelancaran operasi, Polda Kalsel telah mendirikan infrastruktur pelayanan yang terdiri dari:
Keberhasilan operasi ini didukung oleh kekuatan personel gabungan sebanyak 2.189 orang. Komposisi ini mencakup 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari berbagai stakeholder terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat.
Prioritas Utama: Keselamatan Lalu Lintas dan Keamanan Pemukiman
Salah satu poin krusial yang ditekankan oleh Kapolda Kalsel adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas. Fokus utama petugas adalah meminimalisir kecelakaan fatal yang mengakibatkan korban jiwa. Kapolda telah memerintahkan para Kapolres di jajaran Polda Kalsel untuk melakukan pemetaan (mapping) terhadap titik-titik rawan kecelakaan di wilayah masing-masing.
Selain lalu lintas, antisipasi terhadap tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban seperti balap liar juga menjadi prioritas. Patroli intensif akan dilakukan, terutama pada malam hari selama sisa Ramadan hingga menjelang hari raya.
Imbauan bagi Para Pemudik
Kapolda juga menitipkan pesan penting bagi warga yang akan melakukan perjalanan mudik. Masyarakat diminta untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan, seperti mematikan aliran listrik dan memastikan regulator gas telah dilepas.
Bagi warga yang merasa khawatir meninggalkan kendaraan di rumah, Polda Kalsel memberikan solusi dengan menyediakan fasilitas penitipan kendaraan. Masyarakat dipersilakan menitipkan kendaraan mereka di kantor polisi atau markas TNI (Koramil) terdekat tanpa dipungut biaya, guna memberikan rasa tenang selama merayakan Lebaran di kampung halaman.
Dengan kesiapan armada dan personel yang matang, Operasi Ketupat Intan 2026 diharapkan dapat mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh warga Kalimantan Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel