Membangun Banua: Gubernur H. Muhidin Ajak Seluruh Elemen Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan
Momentum bulan suci Ramadan bukan sekadar waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah personal, tetapi juga menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi antar-elemen bangsa. Hal inilah yang ditekankan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalsel, Banjarmasin, pada Minggu (8/3/2026).
Dalam suasana yang penuh kehangatan tersebut, Gubernur Muhidin mengajak seluruh unsur pemerintahan dan lapisan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kalimantan Selatan sangat bergantung pada kekompakan dan komitmen kolektif dalam menjaga amanah.
Ramadan Sebagai Momentum Evaluasi dan Penguatan Amanah
Gubernur Muhidin menyampaikan bahwa Ramadan adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali visi-misi pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan saran yang konstruktif.
"Kami selalu mengharapkan bimbingan dan masukan mengenai cara membangun Kalimantan Selatan agar menjadi lebih baik. Semoga kita semua tetap amanah dalam menjalankan tugas sekaligus menjalankan ibadah puasa di bulan yang penuh berkah ini," ujar Muhidin di hadapan para undangan.
Keterbukaan ini dianggap krusial agar kebijakan yang diambil pemerintah tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat di akar rumput. Dengan mendengar aspirasi dari berbagai pihak, arah pembangunan Kalsel diharapkan dapat berjalan lebih inklusif dan progresif.
Satu Tahun Kepemimpinan Muhidin-Hasnuryadi: Fokus Infrastruktur
Dalam kesempatan tersebut, Muhidin juga memaparkan progres roda pemerintahan yang ia jalankan bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman. Selama kurang lebih satu tahun menjabat, berbagai program strategis yang termaktub dalam visi dan misi daerah telah mulai menampakkan hasil yang nyata.
Salah satu prioritas utama yang tengah digenjot adalah sektor infrastruktur. Muhidin mencontohkan rencana pengembangan dan pelebaran jalan guna mengatasi permasalahan kemacetan yang kerap terjadi di jalur menuju wilayah Binuang.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini telah menyiapkan langkah-langkah teknis, termasuk proses pembebasan lahan, agar realisasi fisik pembangunan dapat segera dilakukan. Langkah ini diambil demi meningkatkan kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Kunci Pembangunan: Bergandengan Tangan
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa harmonisasi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kalsel adalah harga mati bagi kelancaran pembangunan. Meskipun perbedaan pendapat sering terjadi dalam dinamika politik, hal tersebut harus disikapi dengan kedewasaan dan semangat kebersamaan.
"Kita harus bergandengan tangan membangun Kalimantan Selatan. Jika kita berselisih, tentu agenda pembangunan tidak akan berjalan optimal," tegasnya.
Acara buka puasa bersama ini diakhiri dengan tausiah keagamaan yang menyejukkan, disusul dengan doa bersama untuk kemajuan Banua. Kehadiran para tokoh masyarakat dan pejabat daerah dalam kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa kolaborasi lintas sektor tetap menjadi pondasi utama Kalimantan Selatan menuju masa depan yang lebih cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel