Lebaran di Rumah Layak: Dinsos Kalsel Kebut Bedah Rumah 175 Unit di 13 Kabupaten (mckalsel)
Kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri 2026 dipastikan akan terasa lebih spesial bagi ratusan keluarga di Kalimantan Selatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) kini tengah memacu realisasi program bantuan perbaikan rumah agar masyarakat kurang mampu dapat merayakan lebaran di hunian yang lebih nyaman, aman, dan layak.
Tindak Lanjut Instruksi Gubernur untuk Masyarakat
Langkah percepatan ini bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang menekankan agar setiap program bantuan sosial yang telah siap secara administrasi segera disalurkan tanpa penundaan. Semangatnya adalah memberikan dampak nyata bagi masyarakat sebelum momen hari raya tiba.
Kepala Dinas Sosial Kalsel, M. Farhanie, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Rahmady Abbasmay, menyatakan bahwa seluruh proses dilakukan dengan tetap mengacu pada mekanisme yang ketat. "Selama persyaratan dan administrasi terpenuhi, realisasi anggaran langsung kami laksanakan sesuai arahan pimpinan," ungkapnya di Banjarbaru.
Target Sasaran dan Wilayah Prioritas
Pada tahun 2026, program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) ditargetkan menyasar sebanyak 175 unit rumah yang tersebar secara merata di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Dari seluruh wilayah tersebut, Kabupaten Tapin tercatat sebagai area dengan konsentrasi bantuan terbanyak untuk saat ini.
Keputusan tersebut diambil untuk mendukung gerakan perbaikan rumah di Tapin yang skalanya cukup besar, sekaligus menuntaskan beberapa usulan bantuan yang sempat tertunda pada periode sebelumnya. Penentuan lokasi dan penerima manfaat ini tidak dilakukan secara acak, melainkan berdasarkan validasi proposal yang diajukan oleh pemerintah daerah setempat dengan mempertimbangkan urgensi kebutuhan warga.
Komitmen Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Program RS-RTLH ini didesain khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki standar hunian yang memenuhi syarat kesehatan dan keamanan. Meskipun dilakukan percepatan jelang Lebaran, Dinsos Kalsel menjamin bahwa prinsip kehati-hatian tetap menjadi prioritas utama.
Pihak dinas memastikan bahwa percepatan ini tetap berjalan di atas koridor aturan yang berlaku agar bantuan tepat sasaran. Dengan rampungnya perbaikan rumah sebelum hari raya, diharapkan beban masyarakat kurang mampu berkurang dan mereka dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita dalam rumah yang telah direhab menjadi lebih bagus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel