Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kalsel memperketat pengawasan di titik-titik keramaian masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dan ekonomi kerakyatan, termasuk tradisi tahunan Pasar Wadai, berlangsung dengan kondusif, aman, dan tertib.
Pengerahan Personel di Titik Sentral Festival
Festival Pasar Ramadan atau yang akrab disapa masyarakat sebagai Pasar Wadai Ramadan menjadi fokus utama perhatian. Kepala Satpol PP dan Damkar Kalsel, Dany Matera Saputra, melalui Kasi Operasional dan Pengendalian, Wahyu Setyo Utomo, mengungkapkan bahwa strategi pengamanan telah disusun sejak hari pertama pembukaan.
Pada seremoni pembukaan festival tersebut, sebanyak 33 personel diterjunkan secara khusus untuk mengawal jalannya acara. Sedangkan untuk operasional harian selama Ramadan, Satpol PP menyiagakan sekitar 12 personel setiap harinya. Jumlah ini bersifat fleksibel, di mana pihak Satpol PP siap melakukan penebalan atau penambahan personel jika terdapat lonjakan pengunjung atau agenda khusus yang memerlukan pengawasan ekstra.
Pengamanan Menyeluruh di Kawasan Kantor Gubernur Lama
Satu hal yang menjadi pembeda pada tahun ini adalah konsentrasi pengamanan yang tidak hanya terpaku pada satu lokasi pasar. Kawasan Kantor Gubernur Lama di Banjarmasin, yang kini menjadi pusat berbagai kegiatan Pemerintah Provinsi Kalsel, turut mendapatkan pengawalan ketat.
Di lokasi ini, berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dijadwalkan menggelar Bazar Ramadan serta agenda buka puasa bersama secara bergantian. Satpol PP Kalsel memastikan bahwa aspek perlindungan masyarakat dan ketertiban umum di lingkungan kantor pemerintahan tersebut tetap terjaga, mengingat mobilitas ASN dan masyarakat umum yang diprediksi meningkat selama kegiatan berlangsung.
Pendampingan Protokoler dan Ketertiban Umum
Selain menjaga ketertiban pengunjung, personel Satpol PP juga memiliki tugas penting dalam melakukan pendampingan pengamanan saat terjadi kunjungan pimpinan daerah. Kehadiran Gubernur, Wakil Gubernur, maupun Sekretaris Daerah dalam agenda-agenda Ramadan menjadi prioritas dalam skema pengamanan protokoler.
Komitmen Satpol PP dan Damkar Kalsel ini merupakan implementasi dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) instansi dalam menyelenggarakan ketenteraman serta perlindungan masyarakat. Dengan adanya penjagaan yang tersebar mulai dari area perbelanjaan takjil hingga pusat agenda pemerintahan, diharapkan masyarakat Kalimantan Selatan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan rasa aman dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel