Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 13:03 WIB

Strategi Polda Kalsel Jaga Kamtibmas Ramadan 2026: Fokus Patroli dan Stabilitas Ekonomi

Strategi Polda Kalsel Jaga Kamtibmas Ramadan 2026: Fokus Patroli dan Stabilitas EkonomiKapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan pimpin apel kesiapan Ramadan 1447 H. Simak upaya kepolisian dalam menjaga keamanan, memberantas narkoba, dan memantau dampak ekonomi global. (mckalsel)

Menjelang dimulainya bulan suci Ramadan 1447 H atau tahun 2026 Masehi, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memperketat pengamanan di seluruh penjuru wilayah Bumi Lambung Mangkurat. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, aman, dan tertib di tengah meningkatnya aktivitas keagamaan, sosial, maupun ekonomi.

Kesiapsiagaan Menghadapi Dinamika Global
Dalam Apel Kesiapan yang digelar di Lapangan Hitam Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menekankan bahwa keamanan daerah saat ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh situasi global. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur telah memberikan tekanan pada stabilitas ekonomi nasional yang berimbas pada keresahan masyarakat.

Fenomena melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati angka Rp17.000 per dolar serta meroketnya harga emas hingga Rp3 juta per gram menjadi perhatian khusus pihak kepolisian. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat dan memicu ketidakstabilan sosial. Oleh karena itu, Polda Kalsel bersinergi dengan program ketahanan pangan pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga dan potensi gangguan sosial dapat ditekan seminimal mungkin.

Keberhasilan Operasi dan Penegakan Hukum
Sebagai bentuk nyata kehadiran negara, Polda Kalsel telah melakukan serangkaian tindakan tegas menjelang Ramadan. Salah satu capaian besar adalah keberhasilan menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram hanya dalam waktu dua hari sebelum apel dilakukan. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba yang dapat merusak kesucian bulan Ramadan.

Selain itu, gerak cepat juga ditunjukkan dalam menangani konflik sosial di masyarakat. Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Banjarbaru berhasil mengamankan pelaku perkelahian antar kelompok yang sempat memicu keresahan setelah viral di media sosial. Penanganan yang cepat ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada warga dan mencegah terjadinya konflik serupa di kemudian hari.

Sinergi dan Patroli Intensif
Kapolda mengajak seluruh elemen, mulai dari TNI, pemerintah daerah, tokoh agama atau ulama, hingga masyarakat luas, untuk berkolaborasi menciptakan suasana kondusif. Seluruh personel Polri diinstruksikan untuk meningkatkan frekuensi patroli dan melakukan deteksi dini terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Fokus patroli tidak hanya pada pencegahan kejahatan konvensional, tetapi juga pada pemberantasan penyakit masyarakat, peredaran narkoba, dan gangguan ketertiban umum lainnya. Dengan komitmen kesiapsiagaan dan kolaborasi yang kuat, Polda Kalsel optimis situasi keamanan selama bulan suci Ramadan 1447 H akan tetap terjaga sehingga umat Islam dapat beribadah tanpa rasa khawatir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Strategi Polda Kalsel Jaga Kamtibmas Ramadan 2026: Fokus Patroli dan Stabilitas Ekonomi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!