Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 12:09 WIB

Kinerja Damkar Kalsel 2025: Operasi Penyelamatan Melonjak Tajam hingga 6.000 Kejadian

Kinerja Damkar Kalsel 2025: Operasi Penyelamatan Melonjak Tajam hingga 6.000 KejadianKinerja Damkar Kalsel 2025: Operasi Penyelamatan Melonjak Tajam hingga 6.000 Kejadian (mckalsel)

Eksistensi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kalimantan Selatan kini tidak lagi hanya identik dengan upaya menjinakkan api. Berdasarkan laporan terbaru dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalimantan Selatan, peran personel di lapangan telah meluas secara signifikan ke sektor penyelamatan darurat non-kebakaran sepanjang tahun 2025.

Tren Peningkatan Kasus Kebakaran
Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, Dany Matera Saputra, melalui Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran, Maulana Fatahillah, mengungkapkan adanya kenaikan tipis pada angka kejadian kebakaran. Berdasarkan rekapitulasi data dari 13 kabupaten/kota di Bumi Lambung Mangkurat, tercatat ada 704 kasus kebakaran selama tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 693 kejadian.

Jika dilihat berdasarkan sebaran wilayahnya, Kota Banjarmasin menjadi daerah dengan tingkat penanganan kebakaran tertinggi, yakni mencapai 128 kejadian. Posisi berikutnya diikuti oleh Kabupaten Tanah Laut dengan 93 kejadian dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan 66 kejadian.

Lonjakan Signifikan pada Operasi Penyelamatan
Hal yang paling menarik perhatian dalam laporan tahunan ini adalah lonjakan drastis pada sektor penyelamatan. Jika pada tahun 2024 jumlah operasi penyelamatan tercatat sebanyak 3.185 kejadian, angka tersebut melambung tinggi hingga mencapai 6.043 kejadian pada tahun 2025.

Maulana Fatahillah menjelaskan bahwa peningkatan ini merupakan indikator positif atas kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap kesigapan personel Damkar dalam menangani berbagai kondisi darurat di luar musibah kebakaran. Kabupaten Banjar tercatat sebagai wilayah dengan frekuensi penyelamatan tertinggi, yaitu 1.347 kejadian, disusul oleh Kota Banjarmasin dengan 1.299 kejadian.

Kinerja di Tingkat Provinsi
Di level pemerintahan provinsi sendiri, tren kenaikan juga terlihat jelas. Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel mencatat 65 kejadian kebakaran dan 319 aktivitas penyelamatan sepanjang 2025. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya hanya terdapat 63 kejadian kebakaran dan 150 kegiatan penyelamatan.

Pihak otoritas menekankan bahwa angka-angka ini mencerminkan respons cepat personel dalam melindungi masyarakat. Meski demikian, warga tetap diimbau untuk selalu waspada terhadap faktor teknis maupun kelalaian yang dapat memicu kebakaran. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sarana prasarana dan kesiapsiagaan personel guna menjamin rasa aman bagi seluruh warga Kalimantan Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Kinerja Damkar Kalsel 2025: Operasi Penyelamatan Melonjak Tajam hingga 6.000 Kejadian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!