Selasa, 30 JUNI 2026 • 18:54 WIB

Menjelajah Islamic Center Tabalong: Pusat Kajian Islam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang Megah dan Bersejarah

Author

Menjelajah Islamic Center Tabalong: Pusat Kajian Islam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang Megah dan Bersejarah (https://smart.kalselprov.go.id/)

Bagi masyarakat Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, spiritualitas dan arsitektur modern berpadu indah di satu kawasan ikonik. Di wilayah Tabalong, istilah Islamic Center secara spesifik merujuk pada Pusat Kajian Islam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Berdiri megah di gerbang masuk kota, tempat ini bukan sekadar masjid atau tempat ibadah biasa, melainkan sebuah kawasan terpadu yang telah menjadi simbol peradaban sekaligus kebanggaan utama warga Tanjung dan sekitarnya.

Penamaan pusat kajian ini diambil dari ulama besar kharismatik asal Kalimantan Selatan, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Datu Kalampayan. Dedikasi nama ini mencerminkan semangat masyarakat Tabalong untuk terus menghidupkan api literasi, pendidikan, dan dakwah Islam yang moderat, persis seperti yang diajarkan oleh sang ulama semasa hidupnya.

Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah
Memasuki kawasan Islamic Center Tabalong, pengunjung akan langsung disuguhi lanskap yang luas dan tertata rapi. Kompleks ini dirancang dengan konsep terintegrasi. Pusat dari seluruh kawasan ini adalah bangunan masjid utama yang mampu menampung ribuan jemaah. Arsitekturnya mengadopsi gaya Timur Tengah modern yang dikombinasikan dengan sentuhan ornamen lokal yang sarat makna. Kubah besarnya yang megah menjadi pemandangan yang dominan dan menawan, terutama saat lampu-lampu taman mulai menyala di malam hari.

Namun, kekuatan utama dari tempat ini terletak pada fungsinya sebagai pusat kajian. Di dalam kawasan terpadu ini, terdapat berbagai fasilitas penunjang seperti aula pertemuan, ruang perpustakaan Islam, hingga ruang-ruang kelas yang digunakan untuk diskusi keagamaan dan pendidikan Al-Qur'an. Ini menjadikannya sebagai poros kegiatan intelektual Islam di Tabalong, di mana para santri, pelajar, dan masyarakat umum berkumpul untuk memperdalam ilmu agama.

Pusat Syiar dan Destinasi Wisata Religi
Sejak diresmikan, Pusat Kajian Islam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tidak pernah sepi dari aktivitas. Tempat ini menjadi tuan rumah bagi berbagai acara keagamaan skala besar, mulai dari peringatan hari besar Islam, tabligh akbar, hingga pelepasan jemaah haji asal Kabupaten Tabalong. Atmosfer religius yang kental namun inklusif membuat siapa saja merasa disambut hangat saat berkunjung.

Selain fungsi spiritual dan edukasi, Islamic Center Tabalong kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata religi unggulan di Kalimantan Selatan. Banyak pelancong dari luar daerah yang sengaja singgah di Tanjung hanya untuk mengagumi keindahan arsitekturnya, berfoto di pelatarannya yang estetik, atau sekadar menikmati ketenangan batin di tengah taman-taman hijau yang mengelilingi kompleks masjid.

Kebanggaan yang Menggerakkan Ekonomi
Keberadaan landmark ini juga membawa dampak positif bagi sektor sosial dan ekonomi lokal. Di sekitar kawasan, tumbuh ekosistem pelaku UMKM yang menawarkan kuliner khas, busana muslim, hingga pernak-pernik cinderamata khas Tabalong. Hal ini membuktikan bahwa Islamic Center tidak hanya memakmurkan batin jemaahnya, tetapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang, Pusat Kajian Islam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari adalah representasi dari identitas masyarakat Tabalong yang agamis, maju, dan harmonis. Kompleks megah ini akan terus berdiri sebagai mercusuar cahaya iman dan ilmu di Bumi Saraba Kawa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Https://smart.kalselprov.go.id/

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU