Kalimantan Selatan terkenal dengan julukan "Negeri Seribu Sungai". Dari sekian banyak bentang perairan yang membelah daratannya, Sungai Martapura menyimpan salah satu warisan budaya paling eksotis di Indonesia, yaitu Pasar Terapung Lok Baintan. Terletak di Kabupaten Banjar, pasar ini bukan sekadar tempat jual beli biasa, melainkan sebuah refleksi hidup dari sejarah dan kearifan lokal yang telah bertahan selama berabad-abad.
Warisan Sejarah Sejak Zaman Kesultanan Banjar
Eksistensi Pasar Terapung Lok Baintan dapat ditarik mundur hingga masa Kesultanan Banjar, sekitar abad ke-16. Sejak ratusan tahun lalu, urat nadi perekonomian masyarakat Banjar memang sangat bergantung pada jalur perairan. Sungai menjadi jalan utama, dan perahu menjadi kendaraan wajib. Keunikan pasar ini terletak pada bertahannya tradisi bertransaksi di atas jukung, sebutan untuk perahu kayu tradisional khas Banjar. Bahkan, sistem barter atau bapandukan—di mana pedagang saling menukar hasil bumi tanpa menggunakan uang—masih sesekali dapat Anda jumpai di sini.
Alamat dan Akses Menuju Lokasi
Secara administratif, Pasar Terapung Lok Baintan beralamat di Jalan A. Sungai Martapura, Desa Sungai Tandipah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dengan kode pos 70653. Untuk merasakan petualangan yang sesungguhnya, wisatawan biasanya berangkat dari pusat Kota Banjarmasin menggunakan jukung atau kelotok (perahu bermotor) menyusuri Sungai Martapura sejak subuh. Perjalanan air ini menyuguhkan pemandangan aktivitas pagi warga bantaran sungai yang sangat autentik.
Geliat Aktivitas Pagi yang Singkat
Jika ingin berkunjung, Anda harus bangun lebih awal. Pasar Terapung Lok Baintan memiliki waktu operasional yang sangat singkat, yaitu mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WITA. Puncak keramaian biasanya terjadi sekitar pukul 07.00 pagi. Pada jam tersebut, puluhan jukung yang didominasi oleh para pedagang wanita (disebut tanglong) berkumpul membentuk formasi acak yang dinamis di tengah sungai, menciptakan pemandangan warna-warni yang sangat fotogenik di bawah paparan sinar matahari terbit.
Fasilitas dan Kuliner Lokal yang Menggoda
Pengelola dan masyarakat setempat telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan para wisatawan. Di sekitar area wisata, tersedia jasa penyewaan perahu bagi pengunjung yang ingin membelah kerumunan pasar secara langsung.
Selain menikmati pemandangan, berburu kuliner dan oleh-oleh adalah agenda wajib di Lok Baintan. Anda bisa membeli langsung dari atas perahu berbagai jenis buah-buahan lokal yang segar, seperti kuini, rambutan, atau pisang. Bagi pencinta kuliner, sarapan di atas perahu bergoyang memberikan sensasi tersendiri. Anda dapat memesan makanan berat khas seperti Soto Banjar dan nasi kuning, atau sekadar menikmati camilan tradisional serta kue-kue basah (wadai) khas Banjar yang manis dan gurih. Sebelum pulang, pastikan Anda juga membeli suvenir kerajinan tangan lokal, seperti tanggui (topi caping lebar khas Banjar) sebagai kenang-kenangan.
Pasar Terapung Lok Baintan adalah perpaduan sempurna antara keindahan alam, denyut ekonomi, dan pelestarian sejarah. Menjelajahi pasar ini akan memberikan Anda pengalaman spiritual dan visual yang tidak akan ditemukan di pusat perbelanjaan modern mana pun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Https://smart.kalselprov.go.id/