Rabu, 25 MARET 2026 • 06:57 WIB

4 Rekomendasi Wisata Museum di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi

Author

Museum Wasaka, Rekomendasi Wisata Museum di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi (Khairunnisa Hammami)

Menelusuri Jejak Sejarah di Kota Seribu Sungai
Banjarmasin tidak hanya terkenal dengan pasar terapungnya yang ikonik, tetapi juga menyimpan kekayaan sejarah dan budaya yang luar biasa. Bagi Anda yang ingin mengenal lebih dalam tentang perjuangan rakyat Kalimantan Selatan maupun peninggalan budaya suku Banjar, wisata museum adalah pilihan yang tepat.

Berikut adalah 4 rekomendasi wisata museum di Banjarmasin yang menarik untuk dikunjungi:

1. Museum Wasaka (Waja Sampai Kaputing)
Museum Wasaka merupakan destinasi paling ikonik bagi pecinta sejarah perjuangan. Nama "Wasaka" sendiri diambil dari motto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan, Waja Sampai Kaputing, yang berarti perjuangan yang dilakukan dengan baja hingga titik darah penghabisan.

Museum ini menempati bangunan rumah panggung tradisional Banjar tipe Bubungan Tinggi yang masih sangat asli. Di dalamnya, Anda bisa melihat berbagai koleksi foto bersejarah, senjata tradisional yang digunakan melawan penjajah, hingga dokumen-dokumen penting terkait kemerdekaan RI di tanah Borneo. Lokasinya yang berada di tepian sungai memberikan nuansa klasik yang sangat kental.

2. Museum Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Gedung Lama)
Terletak di kawasan yang strategis, museum ini menjadi pusat informasi mengenai ragam budaya masyarakat Banjar. Meskipun sering dikaitkan dengan Museum Lambung Mangkurat (yang berada di Banjarbaru), Banjarmasin memiliki titik-titik penyimpanan artefak budaya yang tak kalah menarik di area perkotaannya.

Di sini, pengunjung dapat melihat berbagai macam benda pusaka, pakaian adat, hingga peralatan rumah tangga zaman dahulu. Museum ini sangat cocok bagi mahasiswa atau pelajar yang ingin melakukan riset mengenai etnografi dan sosiologi masyarakat Kalimantan Selatan tanpa harus keluar dari area kota.

3. Museum Kayu (Kawasan Alalak)
Sebagai daerah yang dulunya menjadi pusat industri perkayuan terbesar di Indonesia, Banjarmasin memiliki Museum Kayu yang unik. Terletak di kawasan Alalak, museum ini didirikan untuk mendokumentasikan masa kejayaan perkayuan di Kalimantan.

Pengunjung bisa melihat berbagai jenis sampel kayu khas hutan Kalimantan, alat-alat pengolahan kayu tradisional, hingga miniatur kapal-kapal kayu yang menjadi urat nadi transportasi sungai. Museum ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana sumber daya alam membentuk ekonomi dan identitas warga Kota Banjarmasin.

4. Galeri Rumah Anno 1925
Meski sering disebut sebagai galeri, Rumah Anno 1925 berfungsi layaknya museum hidup yang memamerkan arsitektur dan gaya hidup masa lalu. Bangunan ini terletak di kawasan siring pusat kota dan merupakan rumah tua yang direstorasi dengan sangat cantik.

Di dalamnya, Anda bisa melihat dokumentasi pembangunan Kota Banjarmasin dari masa ke masa serta berbagai kerajinan khas daerah seperti kain Sasirangan. Tempat ini menjadi favorit wisatawan karena lokasinya yang sangat dekat dengan objek wisata sungai lainnya, sehingga mudah diakses saat sedang jalan-jalan sore.

Mengunjungi museum-museum di atas akan memberikan pengalaman liburan yang lebih bermakna. Selain mendapatkan foto-foto yang estetik dengan latar bangunan bersejarah, Anda juga pulang dengan membawa wawasan baru mengenai kekayaan identitas Banua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU