Update Kondisi Arus Lalu Lintas Martapura Hari Ini (24 Desember 2025): Puncak Mudik Nataru dan Persiapan Haul
Memasuki puncak arus mudik Natal dan Libur Tahun Baru (Nataru) hari ini, Rabu, 24 Desember 2025, arus lalu lintas yang menuju pusat Kota Martapura terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan. Selain faktor liburan, kepadatan ini juga dipicu oleh pergerakan jamaah yang mulai berdatangan menjelang peringatan Haul Guru Sekumpul ke-21 (5 Rajab).
Titik Kemacetan Utama
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa titik utama di Jalan Ahmad Yani mulai mengalami perlambatan arus:
- Batas Kota Banjarbaru - Martapura: Antrean kendaraan roda empat mulai memanjang di depan Polres Banjar hingga kawasan SPBU Sekumpul.
- Simpang Empat Sekumpul: Peningkatan aktivitas di gerbang masuk utama Sekumpul menyebabkan perlambatan, terutama pada jam keberangkatan dan kepulangan kerja.
- Kawasan Pasar Martapura: Aktivitas ekonomi masyarakat menjelang hari besar menambah beban jalan di area pusat kota.
Rekayasa Lalu Lintas dan Himbauan
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Banjar telah menyiagakan personel di titik-titik rawan macet. Beberapa langkah antisipasi yang diterapkan meliputi:
- Pembatasan Truk: Kendaraan besar (sumbu dua ke atas) mulai dialihkan atau dibatasi operasionalnya guna memberikan ruang bagi kendaraan pribadi dan bus jamaah.
- Jalur Alternatif: Pengendara dari arah Hulu Sungai menuju Banjarmasin disarankan menggunakan jalur alternatif via Jalan Gubernur Syarkawi atau melalui simpang jalan Mataraman guna menghindari penumpukan di pusat kota Martapura.
- Layanan Rest Area: Bagi pemudik atau jamaah dari luar daerah, telah tersedia beberapa titik rest area di sepanjang jalur Trans-Kalimantan untuk beristirahat.
Kondisi cuaca di Martapura hari ini diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan di sore hari, sehingga pengendara dihimbau untuk tetap waspada terhadap permukaan jalan yang licin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber