Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 17:35 WIB

Mengenal Lebih Dekat Figur Abah Guru Sekumpul: Biografi Singkat dan Warisan Ilmunya

Author

Abah Guru Sekumpul (dokumen pribadi)

Abah Guru Sekumpul, atau Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (1942–2005), adalah salah satu ulama terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia, khususnya di Kalimantan. Figur beliau dikenang sebagai seorang Wali Allah yang dikaruniai ilmu luas dan karomah yang luar biasa. Mengenal lebih dekat sosok ini adalah memahami sebuah perjalanan spiritual dan keilmuan yang murni.

Biografi Singkat dan Masa Pendidikan

Muhammad Zaini bin Abdul Ghani dilahirkan di Desa Tunggul Irang, Martapura, Kalimantan Selatan, pada tanggal 11 Februari 1942. Beliau berasal dari keturunan ulama dan tokoh agama terkemuka, menjadikannya pewaris silsilah keilmuan yang mulia. Sejak kecil, kecerdasannya sudah terlihat menonjol.

Pendidikan awal beliau didapatkan langsung dari kakeknya, Syekh Salman bin Hasyim, dan ayahnya, Abdul Ghani. Kemudian, beliau menimba ilmu di Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Namun, titik balik terpenting dalam perjalanan ilmunya adalah berguru kepada Syekh Muhammad Semman Mulia, seorang mursyid Tarekat Sammaniyah, yang membentuk karakter spiritual beliau.

Warisan Ilmu Guru Sekumpul

Warisan Ilmu Guru Sekumpul tidak hanya berupa kitab-kitab, tetapi juga ajaran tasawuf praktis yang mudah diamalkan oleh masyarakat awam. Inti dari ajarannya adalah:

  • Mahabbah (Cinta) kepada Rasulullah SAW: Beliau selalu menekankan pentingnya membaca sholawat sebagai kunci segala kebaikan dan pembuka syafaat.
  • Tazkiyatun Nufus (Penyucian Jiwa): Beliau mengajarkan pentingnya menjaga hati dari penyakit sombong (ujub), riya, dan dengki. Kebaikan harus dilakukan secara diam-diam.
  • Istiqomah Berzikir: Salah satu wirid yang paling ditekankan adalah melanggengkan zikir Ya Hayyu Ya Qayyum.
    Beliau dikenal sangat mencintai majelis ilmu dan sering memberikan pengajian yang dihadiri puluhan ribu jamaah di kediamannya, di kawasan Sekumpul, Martapura.

Karomah dan Keteladanan

Selain keilmuannya, Karomah Guru Sekumpul menjadi pembicaraan banyak orang, mulai dari kemampuan melihat masa depan hingga memberikan pertolongan spiritual. Namun, di balik karomah tersebut, Muhammad Zaini bin Abdul Ghani adalah sosok yang sangat rendah hati, sederhana, dan penyayang kepada semua orang, tanpa memandang status sosial.

Wafatnya beliau pada tahun 2005 meninggalkan duka mendalam. Namun, warisan ajarannya terus dijaga melalui Haul Akbar tahunan yang selalu dihadiri oleh jutaan umat. Meneladani beliau berarti meneladani kesederhanaan, keikhlasan, dan kecintaan yang mendalam kepada Allah dan Rasul-Nya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU