Haul Abah Guru Sekumpul 2025 akan diselenggarakan dua kali, yaitu pada Januari dan Desember 2025. Puncak peringatan yang dinanti-nanti oleh jutaan jemaah dari berbagai penjuru adalah pada Kamis, 25 Desember 2025, bertepatan dengan tanggal 5 Rajab 1447 H. Acara utama akan dipusatkan di Musala Ar-Raudhah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Mengapa Haul Guru Sekumpul Begitu Istimewa?
Haul Abah Guru Sekumpul merupakan acara tahunan untuk mengenang wafatnya ulama besar kharismatik, Tuan Guru Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari. Dikenal sebagai sosok yang menyebarkan ajaran Islam dengan penuh kasih sayang, Haul ini menjadi magnet yang menarik jutaan jemaah untuk hadir, bahkan dari luar negeri.
- Peringatan dua kali dalam setahun: Pada tahun 2025, Haul akan dilangsungkan dua kali. Peringatan ke-20 dilaksanakan pada Januari 2025, sementara Haul ke-21 yang merupakan puncak peringatan akan jatuh pada Desember 2025. Fenomena ini terjadi karena perbedaan penanggalan Hijriah dan Masehi, di mana bulan Rajab 1446 H dan 1447 H sama-sama jatuh di tahun 2025 Masehi.
- Magnet jutaan jemaah: Haul ini telah menjadi tradisi tahunan yang menghadirkan jutaan jemaah. Saking banyaknya, pihak penyelenggara dan kepolisian telah melakukan persiapan untuk mengatur lalu lintas dan memberikan imbauan kepada jemaah
- Sumber keberkahan: Bagi banyak jemaah, hadir di acara Haul adalah momen yang sangat istimewa untuk mencari keberkahan. Mereka datang dari berbagai latar belakang dan tempat untuk meresapi ajaran dan meneladani sosok Abah Guru Sekumpul.
Panduan dan Persiapan untuk Jemaah Haul 2025
Haul yang dihadiri jutaan orang membutuhkan persiapan matang. Untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran, berikut beberapa panduan yang perlu diketahui:
- Pantau informasi resmi: Selalu pantau informasi terbaru dari akun Instagram dan website resmi Musala Ar-Raudhah Sekumpul untuk mendapatkan informasi valid mengenai jadwal dan teknis pelaksanaan.
- Jalur alternatif: Jika Anda berencana hadir pada Haul Desember 2025, perhatikan informasi lalu lintas. Pihak kepolisian seringkali mengimbau jemaah untuk mencari jalur alternatif karena volume kendaraan yang sangat padat.
- Persiapkan diri dengan baik: Haul berlangsung di tengah keramaian. Pastikan Anda membawa perlengkapan yang cukup, seperti obat-obatan pribadi, bekal makanan dan minuman secukupnya, serta perlindungan dari cuaca panas atau hujan.
- Jaga kesehatan: Jemaah yang hadir dari luar daerah diharapkan mempersiapkan kondisi fisik dengan baik. Pastikan Anda cukup istirahat sebelum dan sesudah perjalanan.
Sejarah dan Jejak Keteladanan Abah Guru Sekumpul
Mengenang Haul tak lengkap tanpa mengetahui sejarahnya. Abah Guru Sekumpul adalah sosok ulama yang sangat dihormati. Ia lahir dengan nama Muhammad Zaini Abdul Ghani di Tunggul Irang, Martapura, pada 11 Februari 1942. Sejak kecil, ia telah menunjukkan kecerdasan dan akhlak yang mulia.
- Menuntut ilmu: Perjalanannya dalam menuntut ilmu dimulai di Martapura, lalu berlanjut ke berbagai pesantren di Tanah Suci. Kedalaman ilmunya membuatnya dihormati oleh banyak ulama.
- Menyebarkan ajaran: Setelah kembali ke Tanah Air, Abah Guru Sekumpul mendirikan majelis taklim di Musala Ar-Raudhah, yang kini menjadi pusat Haul. Ia dikenal karena ajarannya yang damai dan menyejukkan, menarik ribuan murid dan pengikut.
- Karamah dan keistimewaan: Banyak jemaah yang bersaksi tentang karamah (kemuliaan) dan keistimewaan yang dimiliki Abah Guru Sekumpul. Hal ini semakin menambah kekaguman dan kecintaan mereka terhadap beliau.
Bersiap Menuju Haul Abah Guru Sekumpul 2025
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, kini saatnya para jemaah mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Pastikan Anda merencanakan perjalanan dengan baik, memantau informasi terkini, dan menjaga kesehatan. Haul Abah Guru Sekumpul 2025 adalah kesempatan emas untuk mengambil berkah dan meneladani sosok ulama besar ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber