Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 00:50 WIB

Haul Guru Sekumpul 2025: Peta Jalan dan Kesiapan Terkini untuk Jemaah

Author

Suasana Haul Guru Sekumpul 2025 (@akirbiibo)

Perhelatan Haul Guru Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan, kembali menjadi magnet bagi jutaan umat muslim dari berbagai penjuru tanah air dan mancanegara. Peringatan wafatnya ulama kharismatik K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul ini akan dilaksanakan pada Desember 2025 (bertepatan dengan 5 Rajab 1447 H). Untuk memastikan kelancaran dan kekhusyukan ibadah, pemerintah daerah, panitia, dan relawan telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk peta jalan dan kesiapan terkini.

Kesiapan Lalu Lintas: Menerapkan Skema One-Way Total

Salah satu tantangan terbesar Haul adalah mengelola arus jutaan jemaah yang menuju lokasi pusat di Mushala Ar-Raudhah, Sekumpul. Untuk mengatasi potensi kemacetan parah, Ditlantas Polda Kalimantan Selatan bersama instansi terkait akan menerapkan skema lalu lintas satu arah (one-way) total di ruas-ruas jalan utama.

  1. Pemberlakuan Skema Satu Arah: Skema ini akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan strategis, terutama di Jalan A. Yani yang menjadi akses utama dari Banjarbaru menuju Martapura. Waktu pemberlakuannya akan diumumkan lebih lanjut mendekati hari-H, namun jemaah diimbau untuk selalu memantau informasi dari petugas di lapangan atau media resmi.
  2. Perbaikan dan Pemasangan Rambu: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar telah melakukan peninjauan jalur bersama relawan dan memperbaiki ruas jalan yang rusak. Pemasangan rambu-rambu portabel juga disiapkan untuk membantu jemaah dari luar daerah agar tidak salah jalur.
  3. Evaluasi Kantong Parkir: Kapasitas kantong parkir menjadi perhatian serius karena beberapa area parkir mengalami penyempitan akibat proyek pembangunan. Dishub Banjar telah berkoordinasi dengan pemilik lahan di sekitar lokasi untuk menggunakan lahan mereka sebagai area parkir tambahan.

Akomodasi: Bantuan Penginapan Gratis dan Posko Relawan

Tradisi kedermawanan masyarakat Banjar tercermin dari ketersediaan penginapan gratis yang selalu disiapkan untuk jemaah yang datang dari jauh.

  1. Pusat Informasi Relawan: Setibanya di Martapura atau Banjarbaru, jemaah disarankan untuk segera mencari posko relawan yang tersebar di titik-titik strategis. Relawan menjadi sumber informasi terdepan mengenai ketersediaan penginapan gratis, baik di sekolah, pondok pesantren, maupun rumah-rumah warga.
  2. Pemanfaatan Fasilitas Publik: Sejumlah sekolah dan kantor pemerintah juga akan difungsikan sebagai tempat istirahat sementara. Informasi ini biasanya diumumkan melalui media resmi pemerintah daerah menjelang pelaksanaan Haul.
  3. Tips Menginap: Mengingat fasilitas yang disediakan bersifat sukarela, jemaah diharapkan membawa perlengkapan pribadi seperti selimut dan peralatan mandi.

Kesiapan Logistik dan Keamanan

Selain lalu lintas dan akomodasi, kesiapan logistik dan keamanan juga dipersiapkan secara matang.

  1. Ketersediaan Air Bersih: BPBD Banjar menyiapkan tandon dan perahu untuk irigasi demi memastikan pasokan air bersih bagi jemaah.
  2. Dapur Umum: Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga turut mendukung dengan memastikan kesiapan dapur-dapur umum yang akan menyediakan konsumsi bagi jemaah.
  3. Pengamanan Terpadu: Polda Kalimantan Selatan bersinergi dengan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Peta Jalan untuk Jemaah

Jemaah yang datang dari berbagai arah dapat mengikuti panduan peta jalan yang disiapkan oleh panitia dan pemerintah daerah.

  1. Jalur Utama: Jemaah dari arah Banjarmasin atau Bandara Syamsudin Noor akan melalui Jalan A. Yani menuju Martapura. Jemaah diimbau untuk mematuhi arahan petugas terkait skema satu arah yang diberlakukan.
  2. Jalur Alternatif: Panitia dan relawan juga telah memetakan jalur-jalur alternatif untuk mengurai kepadatan di jalur utama. Jemaah dapat mengunduh peta digital yang tersedia di situs web resmi atau memantau informasi dari aplikasi navigasi yang diperbarui.
  3. Rute Pejalan Kaki: Untuk mencapai Mushala Ar-Raudhah, jemaah yang memarkirkan kendaraan di kantong-kantong parkir harus berjalan kaki. Pastikan untuk mengikuti rute pejalan kaki yang telah ditentukan oleh petugas.

Dengan memahami peta jalan dan kesiapan terkini ini, jemaah dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik, sehingga dapat fokus pada tujuan utama yaitu beribadah dan mengambil berkah dari Haul Guru Sekumpul 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU