Jumat, 24 JULI 2026 • 10:08 WIB

Langkah Nyata Kalsel Amankan Stok Padi dan Targetkan Produksi 1,3 Juta Ton di Musim Kemarau

Author

Langkah Nyata Kalsel Amankan Stok Padi dan Targetkan Produksi 1,3 Juta Ton di Musim Kemarau (https://jagomemasak.com/)

Langkah Nyata Kalsel Amankan Stok Padi dan Targetkan Produksi 1,3 Juta Ton di Musim Kemarau
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat merespons potensi dampak musim kemarau panjang tahun 2026. Melalui Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) yang digelar di Banjarbaru pada Kamis (23/7/2026), DPKP Kalsel menegaskan komitmennya untuk mempertahankan posisi sebagai penyangga utama ketahanan pangan di regional Kalimantan.

Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari kementerian terkait, Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, Perum Bulog, BMKG, hingga Dinas Pertanian dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan. Kehadiran seluruh pihak ini menunjukkan sinergi kuat dalam menghadapi tantangan iklim demi kelangsungan ketersediaan beras nasional.

Menjaga Tren Positif Produksi Padi Daerah
Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, menjelaskan bahwa koordinasi ini menjadi momentum vital untuk menyatukan gerak di lapangan. Percepatan tanam dinilai menjadi solusi paling efektif agar realisasi produksi padi tidak merosot di tengah bayang-bayang El Nino dan puncak kemarau yang diprediksi berlangsung hingga September.

Pada tahun 2025 lalu, Kalimantan Selatan mencatatkan rekor impresif dengan meraih angka produksi padi tertinggi di regional Kalimantan, yaitu mencapai 1,179 juta ton. Capaian tersebut melonjak sekitar 15 persen dibanding tahun sebelumnya berkat kerja keras para petani, pendampingan penyuluh, serta dukungan TNI dan pemerintah daerah.

Tren positif ini berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Sampai dengan bulan Juli 2026, total produksi padi Kalsel sudah menembus angka sekitar 681 ribu ton. Jumlah ini meningkat signifikan jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang berada di angka 600 ribu ton.

Mengejar Target 1,3 Juta Ton dan Perubahan Pola Tanam
Melihat capaian memuaskan tersebut, Kementerian Pertanian menaikkan target produksi padi Kalimantan Selatan menjadi 1,3 juta ton pada akhir tahun 2026. Untuk memenuhi target tinggi ini, DPKP Kalsel mendorong para petani melakukan penyesuaian pola tanam di wilayah potensial.

Peningkatan frekuensi tanam menjadi fokus utama, di mana lahan yang biasanya hanya ditanami satu kali dalam setahun didorong menjadi dua kali tanam (IP 200). Sementara itu, area yang sudah terbiasa dengan pola dua kali tanam dimaksimalkan untuk mencapai tiga kali tanam (IP 300) jika ketersediaan air mendukung.

Antisipasi Kekeringan Lewat Optimalisasi Sumber Air
Tantangan iklim tahun ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, seluruh kabupaten dan kota di Kalsel diminta segera memetakan wilayah rawan kekeringan dan mengoptimalkan berbagai fasilitas pendukung.

Langkah kongkret yang disiapkan meliputi pemanfaatan optimal sistem pompanisasi, pembuatan sumur bor, serta optimalisasi pemanfaatan embung dan sumber air permukaan. Sinergi antara petugas lapangan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi kunci agar setiap potensi lahan yang ada dapat segera ditanami dan dilaporkan secara akurat.

Melalui upaya terintegrasi dan mitigasi risiko yang matang, Kalimantan Selatan optimistis mampu melewati tantangan kemarau panjang tahun ini. Peningkatan Luas Tambah Tanam yang terealisasi secara maksimal diharapkan tidak hanya mengamankan pasokan pangan lokal, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Kalimantan Selatan sebagai lumbung pangan andalan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU