Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Kalimantan Selatan Sepekan ke Depan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarbaru baru saja merilis prospek cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Selatan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat adanya potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi mulai tanggal 18 hingga 24 Maret 2026.
Kondisi Umum dan Prakiraan Cuaca Wilayah
Suhu udara diprediksi berada pada rentang 23 hingga 33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 58 sampai 98 persen. Angin diprakirakan bertiup dari arah Barat Daya menuju Timur Laut dengan kecepatan yang berkisar antara 5 hingga 25 kilometer per jam.
Untuk periode 18 hingga 20 Maret 2026, hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan, baik bagian Utara, Timur, Selatan, maupun Barat, berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Sementara itu, memasuki tanggal 21 hingga 24 Maret 2026, cuaca diprakirakan lebih bervariasi antara berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang yang masih mengintai beberapa wilayah.
Peringatan Dini: Hujan Lebat dan Angin Kencang
Khusus pada tanggal 22 Maret 2026, waspadai potensi hujan disertai kilat dan angin kencang berdurasi singkat pada siang atau sore hari. Wilayah yang perlu lebih berhati-hati meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong.
Ancaman Pasang Air Laut Maksimum
Selain ancaman dari langit, masyarakat di pesisir juga perlu mewaspadai fenomena laut. BMKG melaporkan adanya potensi pasang air laut maksimum di wilayah Perairan Kotabaru. Fenomena ini diprediksi terjadi pada tanggal 20 hingga 24 Maret 2026, khususnya pada pukul 06.00 sampai 10.00 WITA. Ketinggian pasang air laut maksimum diperkirakan dapat mencapai 2,9 meter, yang berpotensi menyebabkan banjir rob di kawasan pesisir.
Himbauan Keselamatan bagi Masyarakat
Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, BMKG mengeluarkan beberapa poin himbauan penting bagi masyarakat:
- Berhati-hati saat berkendara karena kondisi jalanan yang licin.
- Hindari kawasan rawan longsor, terutama saat awan mulai gelap atau terjadi hujan meskipun intensitasnya ringan.
- Segera melapor kepada petugas berwenang jika melihat tanda-tanda lereng akan longsor.
- Pastikan drainase di sekitar lingkungan rumah berfungsi dengan baik untuk mencegah genangan air.
- Masyarakat di bantaran sungai dan pesisir pantai dihimbau untuk selalu siaga dan jika memungkinkan menghindari lokasi tersebut saat potensi banjir meningkat.
Pastikan Anda selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG di laman www.bmkg.go.id atau melalui aplikasi infoBMKG untuk mendapatkan pembaruan data secara real-time.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cuacakalsel