Antisipasi Bahaya Kebakaran Selama Libur Lebaran di Lingkungan Pemprov Kalsel
Menjelang momentum libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H, kewaspadaan terhadap potensi bencana tidak boleh kendur. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memperketat pengawasan gedung perkantoran.
Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko kebakaran yang kerap mengintai saat bangunan ditinggalkan dalam keadaan kosong dalam waktu yang cukup lama.
Fokus Pencegahan pada Instalasi Listrik dan Area Rawan
Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, Dany Matera Saputra, melalui Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran, Maulana Fatahillah, menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap sumber api. Menurutnya, mayoritas pemicu kebakaran di area perkantoran berkaitan erat dengan hubungan arus pendek listrik.
Maulana mengimbau agar seluruh instansi memastikan peralatan elektronik yang tidak digunakan benar-benar dalam kondisi mati dan tercabut dari stopkontak. Tidak hanya soal kabel, perhatian khusus juga diberikan pada area pantry dan kantin di lingkungan kantor. Penggunaan gas elpiji dan peralatan masak harus dipastikan dalam kondisi aman dan terkunci sebelum ditinggal mudik.
"Seluruh SKPD kami imbau untuk memastikan kembali keamanan bangunan gedung beserta lingkungannya, terutama memeriksa instalasi listrik maupun penggunaan gas di pantry," ujar Maulana di Banjarbaru, Selasa (17/3/2026).
Aktivasi Petugas Keamanan dan Patroli Rutin
Selain faktor teknis, aspek sumber daya manusia juga menjadi kunci. Satpol PP dan Damkar Kalsel meminta agar petugas keamanan atau penjaga gedung tidak melonggarkan pengawasan. Selama masa libur, sistem patroli rutin harus tetap berjalan guna mendeteksi secara dini tanda-tanda bahaya, seperti bau hangus atau percikan api.
Langkah preventif ini dianggap krusial. Deteksi dini dapat mencegah api kecil menjadi kebakaran besar yang melahap aset negara. Dengan adanya personil yang berjaga di lokasi, koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran bisa dilakukan jauh lebih cepat jika terjadi keadaan darurat.
Kesiapan Personel Damkar 24 Jam
Meski masyarakat tengah menikmati masa libur lebaran, personel Pemadam Kebakaran Provinsi Kalsel dipastikan tetap siaga penuh. Maulana menegaskan bahwa pelayanan publik tidak akan terhenti. Petugas akan disiagakan dengan sistem piket 1×24 jam yang terbagi dalam beberapa shift.
Pos Damkar yang berlokasi di Banjarbaru dan Banjarmasin akan menjadi basis utama pergerakan personel. Selain bersiaga di pos, tim Damkar juga akan melakukan patroli keliling di kawasan perkantoran dan objek vital milik Pemprov Kalsel hingga aktivitas perkantoran kembali normal.
Sebagai langkah antisipasi cepat, pihak Satpol PP dan Damkar Kalsel juga menyediakan saluran komunikasi darurat. Masyarakat atau petugas keamanan yang menemukan indikasi kebakaran dapat langsung menghubungi nomor hotline Damkar di 0811 519 113 yang aktif selama 24 jam penuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel