Minggu, 08 MARET 2026 • 00:25 WIB

Nuzulul Qur’an di Masjid Sabilal Muhtadin: Ajakan Wagub Hasnuryadi Perkuat Spiritualitas Banua

Author

Nuzulul Qur’an di Masjid Sabilal Muhtadin: Ajakan Wagub Hasnuryadi Perkuat Spiritualitas Banua (mckalsel)

Memaknai Nuzulul Qur’an: Hasnuryadi Sulaiman Ajak Warga Kalsel Cintai Al-Qur’an
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, pada Jumat malam (6/3/2026). Ribuan jamaah berkumpul melaksanakan ibadah salat Isya dan Tarawih yang dilanjutkan dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menyampaikan pesan menyentuh mengenai pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi utama dalam kehidupan sehari-hari.

Syukur dan Silaturahmi di Bulan Suci
Kehadiran Hasnuryadi di masjid kebanggaan warga Banua tersebut merupakan representasi dari kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Beliau mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan untuk bersilaturahmi dalam keadaan sehat walafiat.

“Alhamdulillah kita semua dikumpulkan di sini dalam nikmat kesehatan, nikmat silaturahmi, dan nikmat kesempatan untuk bersama-sama memperingati Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang kita cintai ini,” tutur Hasnuryadi di hadapan para jamaah.

Pesan Gubernur Muhidin: Mengabdi untuk Banua
Hasnuryadi juga menyampaikan salam hangat dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang pada saat bersamaan sedang melaksanakan agenda Safari Ramadan di Banjarbaru. Menurut Hasnuryadi, Gubernur Muhidin selalu menekankan pentingnya kolaborasi dan persatuan seluruh elemen masyarakat untuk kemajuan Kalimantan Selatan.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Gubernur juga menitikberatkan pada pembangunan spiritual. Hasnuryadi menceritakan bagaimana sosok Gubernur Muhidin secara istiqamah memberikan contoh nyata dengan melakukan tadarus Al-Qur’an setiap malam. Hal ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat agar bulan Ramadan benar-benar menjadi momentum peningkatan ibadah secara kualitas maupun kuantitas.

Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup
Dalam pidatonya, Hasnuryadi menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an memang bernilai ibadah besar, namun fungsi utamanya adalah sebagai petunjuk (Huda) bagi manusia. Ia mengajak masyarakat tidak hanya berhenti pada membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya demi keselamatan dunia dan akhirat.

Kalimantan Selatan, menurutnya, memiliki sejarah panjang sebagai daerah religius yang diberkahi. Banua telah melahirkan ulama-ulama besar kaliber dunia, mulai dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan), Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul), hingga jajaran ulama masa kini yang terus membimbing umat.

“Kita patut bersyukur karena Banua Kalimantan Selatan diberkahi dengan para alim ulama yang menjadi panutan dan pemersatu umat,” ucap Hasnuryadi menutup sambutannya.

Melalui peringatan Nuzulul Qur'an ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap masyarakat Banua semakin religius, harmonis, dan terus memegang teguh nilai-nilai Al-Qur’an dalam menghadapi tantangan zaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU